Anggota DPRD Jabar Sayangkan Masjid Raya Al Jabbar Lebih Banyak Digunakan Untuk Tempat Wisata Daripada Kegiatan Keagamaan

Terasjabar.co – Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PKB Johan Januari Anwari menyayangkan Masjid Raya Al Jabar lebih banyak digunakan untuk tempat wisata daripada kegiatan untuk memakmurkan masjid.

“Pada prinsiipnya kami bangga punya masjid mega, Masjid Al Jabar adalah ikon Jawa Barat, tapi bangunan yang megah ini selayaknya dikembalikan kepada fusnginya sebagaia kegiatan keagamaan,” katanya, Jumat (24/02/2024).

Sekretaris GP Anshor Jabar ini juga mengajak kaum muslimin untuk menjaga masjid dengan memperhatikan kebersihan dan mengembalikan fungsi masjid untuk kegiatan keagamaan. “Bukan tidak boleh untuk wisata religius, tapi harus tahu batasnya saja,” tandasnya.

Bealakangan ini memang Masjid Raya Al Jabbar di wilayah Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat masih jadi perhatian pengunjung.

Banyak warga dari pelosok Jabar bahkan luar Jabar datang ke Masjid Al Jabar unuk menikmati kemegahan bangunan dengan beribadah dan pikinik. Bahkan beredar video di TikTtok dan Twitter banyak emak-emak makan-makan di area masjid saat Adzan berkumandang. Momen ini sempat diabadikan oleh seorang pengguna Twitter lewat akun @AdamVelcro.

Dilansir pada Jumat (24/02/2023), dalam video berdurasi singkat itu terlihat sejumlah orang dan rombongan keluarga memadati pelataran masjid. Tidak hanya mengantre shalat, kerumunan orang ini terlihat menikmati makan bersama.

Ditutup Sementara

Masjid Raya Al Jabbar bakal ditutup sementara untuk persiapan menyambut bulan Ramadan mulai Senin (27/2/2023) hingga Senin (13/3/2023).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengabarkan pengumumaan itu melalui unggahan di media sosial Instagramnya, Jumat (24/2/2023).

“Menyambut bulan suci Ramadan, Masjid Raya Al Jabbar akan ditutup sementara sesuai jadwal dari Senin 27 Februari-13 Maret, untuk penyempurnaan, perbaikan dan penataan ketertiban setelah 2 bulan dibuka dengan antusiasme jamaah yang luar biasa dan dinamika,” ujar Emil.

Emil menjelaskan penutupan dilakukan dengan berbagai pertimbangan, salah satunya agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang, tertib, dan bersih di masjid tersebut saat bulan Ramadan.

“Semoga menjadi perhatian dan sampai jumpa lagi di tanggal 13 Maret, seminggu sebelum Ramadhan tiba,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *