Sugianto Nangolah Ajak Masyarakat Cisaranten Kulon Memahami dan Menjiwai 4 Pilar Kebangsaan

Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil I (Kota Bandung) H. Sugianto Nangolah, SH., MH., melaksanakan kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dalam rangka Citra Bhakti/Parlemen dalam Sketsa Kebangsaan yang diselengarakan di Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (27/07/2022).

Dalam kegiatan tersebut Sugianto menghimbau dan mengajak warga Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung untuk  memahami dan menjiwai apa yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan.

Sebelum memaparkan kandungan 4 Pilar Kebangsaan, anggota Legislatif Jabar dari Dapil Jabar I (Kota Bandung-kota Cimahi) ini, menyampaikan bahwa sosialisasi 4 pilar kebangsaan merupakan tugas yang diberikan oleh MPR RI kepada kami selaku anggota DPRD Jabar.

“Bahkan sejak tahun 2022 ini, kami mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan ini setiap bulan sekali. Selain itu juga kami melakukan Sosialisasi Perda (Sosper) dan kegiatan Reses yang turun langsung bertema masyarakat untuk menyerap aspirasi”, katanya.

Sugianto juga mengatakan alasan perlunya melakukan sosialisasi 4 pilar kebangsaan, karena setiap 5 tahun ada Pemilu, baik Pipres, Pilgub maupun Pilwalkot/ Pilbup termasuk juga pemilihan anggota legislatif/dewan.

“Untuk itulah 4 pilar kebangsaan ini sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa, maka dihatirkan akan terjadi perpecahan ditengah masyarakat karena beda pilihan. Hal ini, kita ketahui bahwa banyak Negara-negara lain terjadi perpecahan akibat dampak dari hasil Pemilu. Nah agar NKRI tetap utuh dan berdiri kokoh maka, 4 pilar kebangsaan ini sangat penting dalam mempererat bernegara dan berbangsa”, ujar Sugianto yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar ini.

Lebih lanjut Sugianto menyampaikan bahwa dalam 4 pilar kebangsaan tersebut terdiri dari kesatu: Pancasila sebagai dasar Negara.

“Bahkan satu satunya negera di dunia yang punya Pancasila hanyalah Indonesia. Dan Pancasila diakui oleh Negara-negara lain, bahkan salut kepada Indonesia karena punya Pancasila”, katanya.

Pilar Kedua yaitu UUD 1945 yang merupakan konstitusi kita dalam bernegara, Pilar ke tiga yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kalau kata orang, NKRI harga Mati, ya memang harus kita sebagai anak bangsa mempertahan keutuhan NKRI”, ujarnya.

Sedangkan pilar terakhir atau ke empat yaitu Bhineka Tuggal Ika, yang mengandung makna walaupun kita berbeda, suku, agam dan ras, kita tetap satu yaitu Indonesia.

Lebih lanjut Sugianto mengatakan, dua tahun lagi kita akan menghadapi Pemilu, nah disinilah yang menjadi tantangan kita bersama, karena tidak sedikit orang lemah  dalam pengetahuan, agama maupun  kebangsaan.

Tantangan selanjutnya kata Sugianto, tingginya rasa kedaerahan  atau sukuisme, bahkan kini semakin rendahnya rasa kebhinekaan kita terhadap keanekaragaman dalam bernegara.

“Selain itu, saat ini, kita susah mencari tokoh yang menjadi panutan untuk dipatuhi. Dan terakhir, tidak tegaknya hukum yang berkeadilan. Jadi inilah pentingnya 4 Pilar Kebangsaan bagi kita dan seluruh warga Negara Indonesia”, tandasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *