KTMDU Masih Tinggi, Irfan Suryanagara Dorong Optimaliasi SAMSAT Pedesaan

Terasjabar.co – Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) menjadi persoalan yang belum dapat diselesaikan oleh Pemprov Jabar sampai saat ini. Atas dasar hal tersebut, DPRD Jabar mendorong Pemprov untuk menyiapkan strategi guna menyelesaikan persoalan tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat Ir. Irfan Suryanagara, M.IPol mengungkapkan, Pemprov Jabar sebaiknya perlu melakukan dejumlu terobosan untuk menekan pertumbuhan jumlah KTMDU. Pasalnya, KTMDU menjadi persoalan klasik yang belum terselesaikan.

“Kami melihat bahwa problem KTMDU merupakan problem masa lalu yang sampai saat ini belum ada solusi,” ungkapnya, Senin (13/6/2022).

Oleh karena itu, Irfan meminta agar Samsat di desa atau Pedesaan melakukan inovasi baru untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, tidak melulu memberikan diskon untuk denda pajak atau keterlambatan pembayaran pajak.

“Perlu ada terobosan baru, bukan hanya inovasi pemberian diskon untuk denda atau keterlambatan pajak. Harus ada langkah positif dari Samsat. Bagaimana caranya agar masyarakat sadar dan masyarakat pun dimudahkan dalam membayar pajak,” pinta Irfan.

Inovasi baru sangat diperlukan kata Irfan, sebab objek pajak Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) masih tinggi. Padahal sektor ini sangat berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Barat. Sehingga sektor ini memang harus lebih ditingkatkan lagi.

“Omset tersebut (KTMDU) berpotensi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak. Maka harus ditingkatkan lagi,” kata dia.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 + sixteen =