Windy Cantika Petik Perunggu di Olimpiade, Wabup Sahrul: Saya Bangga!

Terasjabar.co – Windy Cantika Aisah meraih medali perunggu dalam ajang bergengsi pada Olimpiade Tokyo 2020 di usianya yang masih 19 tahun. Melihat potensi atlet muda, Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan ingin fokus pada pembibitan ‘Windy’ berikutnya.

Windy Cantika merupakan atlet lifter asal Kabupaten Bandung. Sederet prestasi multievent dan nasional sudah ia raih sebelum terjun di Olimpiade Tokyo. Di antaranya, medali emas pada gelaran SEA Games 2019, medali perak Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2019, dan medali emas POPNAS 2017.

Sahrul menuturkan dirinya bangga pada prestasi yang telah ditorehkan oleh Windy. Hal itu, disampaikan Sahrul di sela kegiatannya mengunjungi vaksinasi virus korona di kantor DPW Partai NasDem Jawa Barat, Bandung.

“Saya sangat bangga sekali, mewakili pemerintah dan warga Kabupaten Bandung mengucapkan rasa syukur dan terima kasih sebesar-besarnya,” ujar Sahrul, Minggu (25/7/2021).

Ia berharap, torehan yang diraih Windy dapat memotivasi atlet lainnya untuk berjuang untuk meraih medali di Olimpiade. “Ini akan memotivasi atlet lainnya,” ucapnya.

Lanjut Sahrul, capaian Windy dapat memberi semangat kepada atlet muda yang ingin berprestasi dan membela merah putih. Sahrul dan Bupati Bandung Dadang Supriatna pun kompak akan memberikan apresiasi kepada Windy. “Bonus, tentu, harus diapresiasi,” ujarnya.

Selain itu, hal ini mendorong pemerintah untuk lebih memberi perhatian kepada para atletnya, baik yang muda maupun profesional. Pasalnya, ia sering kali mendapatkan keluhan, banyak atlet asal Kabupaten Bandung yang memilih membela daerah lain karena kurangnya perhatian pemerintah.

Dia menyontohkan, terdapat atlet memanah asal Kabupaten Bandung yang harus membela daerah lain karena mendapatkan perhatian yang lebih pantas.

“Saya terima langsung keluhan itu dari orangtuanya (atlet), katanya karena kurang perhatiannya,” ujar dia.

Lebih lanjut, Sahrul pun memastikan akan mengevaluasi penerimaan siswa khususnya dari jalur prestasi. “Ini harus dievaluasi, agar yang diterima dari jalur prestasi khususnya olahraga ini benar-benar yang berprestasi. Jadi tepat sasaran,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *