Sugianto Nangolah Apresiasi Capaian PT. MUJ Selama Pandemi Covid-19
Terasjabar.co – Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan rapat kerja dengan PT. Migas Hulu Jabar (MUJ) BUMD Jawa Barat dalam rangka Program Kerja Recana Bisnis Tahun 2021 dan Evaluasi Kenerja Tahun 2020 di Hotel Pullman Jakarta Pusat, Kamis (8/4/2021).
Rapat kerja tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat H. Sugianto Nangolah, SH., MH. Sugianto mengapresiasi capaian PT. MUJ yang telah memberikan deviden sebesar Rp. 45.8 miliar dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun.
Sugianto mengungkapkan, PT. MUJ telah mampu memberikan perkembangan positif pada setiap tahun meskipun di tengah krisis akibat Pandemi Covid-19. Bahkan dengan hasil deviden tersebut, PT. MUJ sudah menorehkan kontribusi PAD yang dapat meningkatkan pembangunan di Jawa Barat.
“Saat ini kita tidak bisa hanya mengandalkan, pada penghasilan pajak dan sebagainya. Kami berharap BUMD lainnya bisa memberikan deviden yang besar untuk Jawa Barat dan membantu pertumbuhan pembangunan Jabar,” tuturnya.
Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat ke kantor PT. Migas Hulu Jabar dalam rangka evaluasi kinerja terhadap BUMD di Jawa Barat Tahun Anggaran 2020 dan rencana Kerja Tahun 2021 di Jakarta, Kamis (8/4/2021). (Foto: Addy Firmansyah/Humas DPRD Jabar).
Untuk selanjutnya, pihaknya akan melihat potensi BUMD yang layak untuk disupport termasuk hal-hal yang dibutuhkan oleh BUMD di bidang regulasi, penganggaran, pengawasan sesuai dengan tugas dan fungsi DPRD.
“Khususnya dalam hal regulasi, sebagai anggota dewan kewenangan regulasi ini tentunya harus mengacu kepada perundangan dan peraturan yang berlaku agar sinergis dengan target yang akan dicapai,” katanya.
Selain itu Sugianto mendorong, PT. MUJ dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas melalui pendekatan teknologi. Hal tersebut diharapkan akan berdampak, pada kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Barat. Sehingga kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Jawa Barat dapat bangkit khususnya di tengah Pandemi Covid-19.
“Langkahnya bagaimana PT. MUJ memaksimalkan potensi yang ada, dan memaksimalkan pengelolaannya. Jika mampu menghadirkan teknologi dari APBD, mungkin saja kita bisa memberikan penyertaan modal secara optimal untuk teknologi tersebut. Tetapi dengan kondisi seperti sekarang ini, kita harus mengarahkan kebijakan untuk fokus terhadap pemulihan akibat Pandemi Covid-19 terlebih dahulu”, pungkasnya.






Leave a Reply