Pemprov Jabar Belum Temukan Klaster Baru Penyebaran COVID-19

Terasjabar.co – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) COVID-19 Jabar Berli Hamdani mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan klaster baru penyebaran COVID-19 di Jabar. Sebelumnya, dari 21.646 laporan hasil rapid diagnostic test (RDT) di Jawa Barat, sedikitnya 826 orang terindikasi positif COVID-19.

Sejauh ini Pemprov Jabar baru mendeteksi lima klaster, yakni klaster acara ekonomi syariah di Bogor, aktivitas keagamaan kristiani di Bogor, Musda Hipmi, seminar keagamaan di Lembang dan klaster di institusi negara di Sukabumi.

“Rapid tes ini adalah cara untuk melakukan screening, kita belum memastikan bahwa yang bersangkutan itu positif atau tidak, karena perlu pemeriksaan PCR atau swab,” ucap Berli di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (9/4/2020).

Berli mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan peta sebaran atau klaster baru COVID-19 di Jabar. “Sejauh ini kita belum punya gambaran tentang klaster baru di Jabar,” paparnya.

Berli mengatakan saat ini, jumlah warga Jabar yang positif COVID-19 berjumlah 366 orang. Ada peningkatan 3,2 persen dari angka sebelumnya 341.

“Kabar baiknya jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di Jabar turun 6,5 persen, sekarang total ada 26.943 menurun dibandingkan kemarin 30.730. Orang yang selesai menjalani masa pemantauan naik 10,5 persen,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *