Gedung Sate Dibuka untuk Umum, Wagub Uu: Jangan Vandalisme

Terasjabar.co – Gedung Sate kini dibuka untuk umum tiap akhir pekan. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengimbau agar warga yang berkunjung ke Gedung Sate untuk merawat warisan sejarah tersebut.

“Silakan berkunjung asal menjaga kebersihan, menjaga ketertiban, dan kenyamanan terhadap sesama pengunjung lainnya. Jangan ada vandalisme,” kata Uu, Sabtu (15/2/2020).

Pemprov Jabar membuka Gedung Sate sebagai destinasi wisata heritage tiap akhir pekan. Warga yang berkunjung, boleh melihat-lihat interior gedung yang dibangun pada tahun 1920 itu.

Selain itu, warga pun boleh mengitari sekeliling Gedung Sate, termasuk taman yang berada di depan dan belakang gedung tersebut.

“Inilah kreatifitas Gubernur Jawa Barat Kang Emil. Dulu kegiatan selalu di taman, di halaman depan, di Parkir Barat. Dengan adanya plaza ini, maka semakin banyak pilihan untuk dijadikan tempat acara,” tutur Uu.

Selain itu, Gedung Sate juga bisa digunakan untuk kegiatan komunitas. Adapun fasilitas lainnya yang menjadi daya tarik Gedung Sate antara lain Museum Gedung Sate, Gesa Kopi, kantin, Masjid Al-Muttaqin, WiFi gratis, scooter listrik, hingga acara setiap minggunya.

Teranyar, masyarakat bisa berfoto di Taman Depan Gedung Sate yang setelah revitalisasi di akhir tahun lalu diperluas menjorok ke dalam dengan dilengkapi air mancur. “Saya mengundang masyarakat ke Gedung Sate. Inilah landmark kebanggaan masyarakat Jawa Barat,” ujar Uu.

“Pemuda, pelajar, silakan datang ke sini (Gedung Sate). Siapa tau memotivasi semangat belajar, siapa tau setelah ke Gedung Sate terinspirasi ingin jadi gubernur, pejabat, sekda, birokrat, silakan,” Uu menambahkan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × one =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data