Revitalisasi Gedung Sate-Gedung Pakuan, Toni Setiawan: Lebih Baik Untuk Anggaran Bencana, Pendidikan dan Kesehatan

Terasjabar.co –  Pemprov Jabar bakal merevitalisasi Gedung Sate dan Gedung Pakuan tahap dua. Revitalisasi Gedung Sate-Pakuan diperkirakan menelan biaya sampai Rp 60 M lebih dalam dua tahun anggaran.

Terkait hal itu, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat Toni Setiawan, SE. mengkritisi revitalisasi Gedung Sate-Pakuan tersebut. Menurutnya lebih baik dana itu digunakan untuk anggaran bencana, pendidikan dan kesehatan.

“Menurut saya dana sebesar itu lebih baik digunakan untuk anggaran bencana, yang saat ini malah dikurangi setengahnya menjadi hanya Rp 25 miliar, lalu investasi di bidang pendidikan dan kesehatan. Manfaatnya akan lebih terasa oleh masyarakat,” kata Toni.

Seharusnya, lanjut dia, Gubernur Jabar Ridwan Kamil lebih memprioritaskan hajat hidup masyarakat luas, dibandingkan mempermak bangunan yang sudah bagus sebelumnya.

“Lebih baik dana itu digunakan untuk alokasi bantuan untuk warga penerima BPJS, membangun SMA/SMK Negeri yang belum ada di lebih 200 kecamatan, membangun dan mengembangkan SLB Negeri bagi anak-anak di Jabar yang menderita tuna netra, tuna rungu, tuna grahita. Hal itu jauh lebih mulia ketimbang merevitalisasi Gedung Sate dan Pakuan yang memang sudah bagus,” ucapnya.

Ia berharap Gubernur dapat menggunakan anggaran itu dengan baik dan untuk kebutuhan rakyat Jawa Barat.

“Saya berharap daripada anggaran rakyat itu digunakan untuk merevitalisasi Gedung Sate dan Pakuan, lebih baik digunakan untuk kepentingan yang urgen saat ini” tandasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + 18 =