Uu Minta Maaf Soal Pemindahan Embarkasi yang Menuai Kontroversi

Terasjabar.co – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melakukan kunjungan ke Kabupaten Indramayu, Selasa, (21/5/2019).

Sayangnya kunjungan tersebut sangatlah singkat karena bupati Indramayu berhalangan hadir untuk mendampingi.

Uu mengatakan, maksud kedatangannya ke Indramayu untuk meminta maaf sekaligus bersilaturahmi. Uu mengakui, pernyataannya soal pemindahan embarkasi ke Majalengka menuai kontroversi bagi masyarakat Indramayu.

Pernyataan soal pemindahan tersebut tak lain merupakan kekhilafan dirinya. Kala itu ia kurang begitu fokus menyimak pertanyaan yang dilontarkan awak media terkait embarkasi Indramayu.

“Kalaupun ada statement dan pemahamanan (menyinggung) namanya manusia tempat salah. Saya sudah meminta maaf,” kata Uu saat berkunjung ke Indramayu.

Pernyataan maaf itu telah disampaikannya di media massa. Namun tak lengkap rasanya jika belum bersilaturahmi langsung ke Kabupaten Indramayu.

Uu mengatakan, kunjungannya tak bisa berlangsung lama sesuai agenda. Dia hanya sempat menyalurkan bantuan ke Baznas Indramayu saja. Padahal kunjungannya dijadwalkan ketiga acara di tempat berbeda sebelum bertolak ke Kabupaten Subang.

Acara pertama memberikan santunan di Masjid Agung Indramayu, lantas  berkunjung ke kantor DPD KNPI Indramayu, dan terakhir meninjau asrama haji Indramayu.

“Untuk kunjungan hari ini saya enggak jadi pak bupatinya sibuk. Saya akan melanjutkan kegiatan lain,” ujar dia.

Uu memastikan, pembangunan embarkasi haji tetap dilaksanakan di Kabupaten Indramayu. Keputusan itu merupakan wewenang dari kementerian agama sebab anggaran pembangunan berasal dari kementerian agama.

Dia pun mengaku sangat setuju jika embarkasi dibangun di Indramayu.

“Untuk pemerataan ekonomi. Kalau Majalengka sudah ada bandara, Subang ada Patimban, Indramayu wajar (ada) embarkasi,” katanya.

Jika penyebaran ekonomi merata maka diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat juga. Soalnya akan banyak tumbuh geliat perekonomian di sekitar embarkasi.

Terpisah, Bupati Indramayu Supendi menegaskan, tidak ada penolakan kehadiran Wakil Gubernur Uu di Kabupaten Indramayu. Dirinya pun sudah mengetahui rencana kunjungan wagub sebelumnya. Namun sayangnya pada saat yang sama ia berhalangan hadir karena memiliki agenda mendesak lainnya.

“Tidak ada penolakan, tidak ada. Silahkan saja beliau kan punya hak datang ke Indramayu,” ujar Supendi.

Berkenaan dengan kunjungan silaturahmi sekaligus permintaan maaf dari Uu, Supendi mengaku menyambutnya dengan baik.

“Tidak ada masalah. Mungkin saat itu beliau menyampaikannya bisa dikatakan tidak tahu bagaimana proses yang terjadi di Indramayu,” katanya.

Dia pun kembali menegaskan, dirinya menghormati Wakil Gubernur Uu. Namun dia menyarankan agar di kemudian hari tidak akan ada lagi pernyataan yang menimbulkan kebingungan khususnya bagi masyarakat Indramayu.

“Itu kan pejabat negara dan saya hargai beliau,” ujar Supendi.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *