Ridwan Kamil Akui Masalah Pengangguran di Jawa Barat Cukup Menonjol

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Barat 2018 masih ada yang harus dicermati pada masa pemerintahannya saat ini.

Ridwan Kamil menyebut masalah pengangguran terbuka dan masalah ketimpangan masih cukup menonjol di Jawa Barat.

“Dua poin itu insya Allah dalam 5 tahun Saya akan kita maksimalkan,” kata dia di Gedung DPRD Jabar,  Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (28/3/2019).

Dituturkan pria yang akrab disapa Emil itu, pada LKPJ 2018 90% nya melaporkan kinerja Ahmad Heryawan dan sisanya kinerja dirinya dengan melaporkan rilis-rilis program 100 hari.

“Tapi secara umum pencapaian baik ya tapi ada hal-hal yang harus terus dicermati yang baik ekonomi bagus meningkat 5,6% dari 5,17% dan pertumbuhan bagus, kita juara 1 investasi 160 triliun di laporan yang saya baca tadi, juara duanya DKI Jatim Banten. Itu aja, elektrifikasi sudah 99% kemantapan jalan juga baik, ” kata dia.

Sementara itu Kepala Bappeda Jabar Taufik Budi Santoso mengatakan LKPJ Gubernur Jawa Barat Akhir Tahun Anggaran 2018 telah disusun dan akan disampaikan dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat pada Kamis (28/3/2019).

LKPJ ini merupakan realisasi dari amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 69 ayat 1, bahwa Kepala Daerah diwajibkan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dan ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) sebagaimana diatur secara rinci dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah disampaikan kepada DPRD dilakukan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun, paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

“Penyampaian LKPJ Gubernur Jawa Barat Akhir Tahun Anggaran 2018 menghasilkan beberapa produk, yaitu: Dokumen utama LKPJ Gubernur Jawa Barat ATA 2018; Nota pengantar LKPJ Gubernur Jawa Barat ATA 2018; Informasi Penyelenggaraan Pembangunan Daerah kepada masyarakat melalui Media; dan  penyelenggaraan Pemeran Pembangunan LKPJ ATA 2018 yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2019 di Parkir Barat Gedung Sate,” ujarnya.

Kegiatan penyelenggaraan pameran tersebut dalam rangka visualisasi LKPJ Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 dengan mengusung tema “Bersama Membangun Jawa Barat Juara Lahir Bathin”. Pameran dimaksud diikuti oleh Perangkat Daerah (PD) dan biro serta BUMD di lingkungan Pemerintahan Daerah Provinsi Jawa Barat sebagai peserta pameran yang menampilkan capaian-capaian pekerjaannya di tahun 2018.

Adapun yang menjadi tujuannya adalah diharapkan dapat turut mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap upaya-upaya Pemerintah Daerah dalam melaksanakan kerjanya selama Tahun 2018; membangun citra positif Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai pelaksana pemerintahan kepada masyarakat; menginformasikan kepada masyarakat terkait hasil perkembangan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat; memberikan dampak positif kepada masyarakat untuk dapat melihat dan menilai secara langsung hasil kerja Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang dituangkan dalam bentuk informasi di kegiatan pameran pembangunan.

Selain itu, lanjut dia, pameran ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat; meningkatnya hasil pembangunan di Jawa Barat serta tercapainya tujuan masyarakat untuk membangun Jawa Barat yang lebih maju.

“Selain digelarnya pameran, nantinya masyarakat luas dapat mengakses informasi mengenai LKPJ Gubernur Jawa Barat akhir Tahun anggaran 2018 ini pada situs resmi Pemprov Jabar yakni www.bappeda.jabarprov.go.id, ” ucap dia.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *