KPU Kota Bandung Akan Siapkan 14 TPS Khusus Mahasiswa Pendatang

Terasjabar.co – KPU Kota Bandung menggelar Rapat Pleno Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Pemilu 2019. Hasilnya pemilih di Kota Bandung bertambah 5.275 orang dari Pilkada serentak Kota Bandung 2018 lalu.

Ketua KPU Kota Bandung Suharti menjelaskan ada pekerjaan rumah sekitar 8 ribu lebih warga yang memiliki hak pilih tapi belum punya e-KTP.

“Selama dua bulan kemarin kita bersama Disdukcapil terus mengejar yang delapan ribu lebih itu. Hasilnya 5.275 orang sekarang punya e-KTP,” ujar Suharti usai rapat di Hotel Cordela, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (18/2/2019).

Menurut Suharti, sisanya yang belum memiliki e-KTP adalah warga secara administrasi penduduk Kota Bandung, sementara secara fisik tidak.

“Jadi administrasi Kota Bandung, tapi fisik mereka di luar kota. Jadi itu yang menyulitkannya,” katanya.

Sehingga, Suharti menjelaskan, Kota Bandung mendapat pemilih tambahan sebanyak 5.275 orang. Secara keseluruhan kini jumlah pemilih adalah 1.734.652 orang.

“Kalau Pilkada terakhir (2018) jumlah pemilih pemula hanya 169 orang, di Pilkada sekarang jumlahnya mencapai 1.739 orang. Jadi cukup banyak pemilih pemula di Kota Bandung,” ucapnya.

Selain pembahasan DPTb, dalam rapat tersebut menghasilkan penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Bandung dari semula 7.103 menjadi 7.117 atau bertambah 14 TPS.

Jumlah tersebut tersebar 12 TPS di Kecamatan Coblong dan 2 sisanya di Kecamatan Sukajadi. TPS tersebut ditambah karena besarnya animo mahasiswa pendatang atau luar Jawa Barat yang akan memilih menggunakan formulir A5.

“Di Coblong kan banyak kampus, ada Unpad, Unikom, STKS dan ITB. Begitu juga di Sukajadi ada Maranatha. Tapi kebanyakan mereka seperti ITB, contohnya, 90 persen hanya mendapat surat suara Pilpres saja karena mereka berasal dari luar Jawa Barat,” ujar Suharti.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *