Para Pelajar di Kota Bandung Berharap Pemilu 2019 Gunakan E-Voting

Terasjabar.co – Sosialisasi pemilu dan pendidikan politik yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat di SMKN 3 Bandung, sukses mencuri perhatian para pelajar.

Sosialisasi bertema “Gerakan Cerdas Memilih” Generasi Milenial Tangguh dan Cerdas Memilih itu disambut antusias para pelajar dan memadati Aula SMKN 3 Bandung, Jalan Solontongan No 10, Kota Bandung, Jumat (25/1/2019).

Ribuan pelajar yang mengikuti acara ini terdiri atas pelajar SMKN 3 Bandung, SMKN 4 Bandung, SMKN 8 Bandung dan SMAN 8 Bandung.

Dari pantauan Terasjabar.co, tampak sosialisasi pemilu dan pendidikan politik kepada pemilih pemula itu tampak menarik disambut antusias ribuan pelajar Bandung.

Seraya mendengarkan ulasan informasi Pemilu dari KPU Jabar, para pelajar itu antusias bertanya berbagai pertanyaan seputar mekanisme dan pertanyaan kritis soal pemilu yang akan berlangsung serentak 17 April 2019.

Beberapa pelajar di antaranya bahkan bertanya dan mengharapkan mekanisme pemilu dapat dilakukan secara digital.

Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi dan Pendidikan, Dr Idham Holik, yang saat itu sebagai narasumber menjawab pertanyaan para pelajar tersebut, mengaku pemilih milenial tidak sekedar cerdas tapi juga kritis.

“Kenapa di Indonesia belum menggunakannya? Ini pertanyaan cerdas dari Pemilih Milenial sebagai kritik ke depannya,” ujar Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi dan Pendidikan, Idham Holik, di SMKN 3 Bandung, Jumat (25/1/2019).

Sementara itu, Idham menjelaskan pemilu menggunakan E-Voting memang sudah terselenggara di beberapa negara maju.

Menurutnya para Legislator pengambil kebijakan masih mempertimbangkan daerah-daerah di luar Jawa. Di mana beberapa daerah luar Jawa atau wilayah timur Indonesia belum banyak terfasilitasi dapat terhuhung dengan internet.

“Kalau bicara soal Jawa Barat dan Bandung semuanya sudah pasti tercoverage jaringan Internet,” ujarnya.

Ia juga berharap para legislator di Pusat atau anggota DPR RI yang saat ini sedang menjabat maupun para calon anggota DPR RI menilik soal pertanyaan pelajar tersebut dan menjadi perhatian khusus.

Undang-undang Pemilu tidak menutup kemungkinan diperbaharui secara jelas eksplisit, menyampaikan pelaksanaan mekanisme hak suara menggunakan E Voting.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *