Pemprov Jabar Wacanakan Program Santri Siaga Bencana

Terasjabar.co – Pengetahuan mengenai mitigasi bencana harus dimiliki para santri yang tinggal di pesantren. Hal itu dikatakan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, ketika ditemui di UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, Minggu (6/1/2019).

Ia mengatakan bahwa Pemprov Jabar akan meluncurkan program Santri Siaga Bencana.

“Supaya yang tanggap bencana itu tidak hanya TNI dan kepolisian, kami bantu bersama-sama,” ujarnya.

Dalam program itu, santri akan mendapat ilmu mengenai potensi bencana di Jawa Barat.

Setelah itu, mereka pun akan mendapat ilmu mengenai apa yang harus dilakukan saat bencana semisal gempa atau tsunami terjadi.

Sekitar selama dua minggu, para santri akan mendapat ilmu tersebut dari BPBD Jabar.

Menurut Uu, program ini sangat penting, mengingat Jawa Barat adalah satu di antara daerah di Indonesia yang rawan bencana.

“Jangan sampai kyai berbicara tolong menolong saat bencana, sementara di saat bencana terjadi, tidak tahu cara melangkah,” ujarnya.

Uu belum bisa memastikan kapan program ini berjalan. Ia akan berkoordinasi dengan BPBD serta pesantren di kabupaten/kota di Jawa Barat.

Pihaknya juga harus meminta izin semua pengurus pesantren, karena program ini memakan waktu cukup lama, sekitar dua minggu.

“Saya minta izin kyai, saat kami minta santri untuk dikirimkan dilatih dalam kebencanaan. Mohon izin karena mungkin akan mengganggu aktivitas di pesantren, sekitar dua minggu,” ujarnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *