Hadiri Subuh Berjemaah di Ujungberung, Ridwan Kamil Bicara Soal Kepemimpinan

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berbicara soal kepemimpinan dalam acara Subuh Berjemaah di Masjid Al-Hikmah, Ujungberung, Bandung, Minggu (6/1/2019).

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengatakan bahwa manusia pada hakikatnya adalah seorang pemimpin.

“Cuman dunia menjuduli dengan judul- judulan, ada yang dijuduli camat, ada yang dijuduli kapolsek, ada yang dijuduli kepala sekolah, bupati, wali kota, gubernur dan itu hanya judul dunia tapi hakekatnya dalah pemimpin,” ujar Emil kepada jemaah Masjid Al-Hikmah.

Emil mengistilahkan bahwa pemimpin itu ada tiga level. Pertama dan yang paling dasar adalah pemimpin bagi dirinya sendiri.

Menurut bapak dua anak ini, manusia memiliki sisi baik dan sisi buruk yang sebetulnya bisa dikendalikan.

“Kalau sisi baik kita sering mendapat peluang untuk muncul maka itu bisa menjadi cermin bagi kita begitu juga sebaliknya. Saat sisi buruk kita munculkan, maka itulah yang kita tampilkan kepada dunia,” ucapnya.

Banyak contoh kata Emil dalam kehidupan sehari-sehari yang membuat seseorang gagal lulus menjadi seorang pemimpin.

“Setiap hari kan kita memutuskan pakai baju apa memutuskan mau ngeghibah atau diam saja, komentar ngegas atau diam saja. Ingin komentar tapi dosa tapi tetap komentar. Ada lampu merah jam 11 malam enggak ada polisi bablas terus, itu contoh yang tidak bisa memimpin diri sendiri,” ucapnya.

Untuk itu ia berpesan kepada jemaah agar bisa menjaga diri dari sifat-sifat yang kurang baik. Ia pun mendoakan agar semua masyarakat bisa sukses melewati ujian sebagai seorang pemimpin.

“Akal sehatnya mengatakan tidak tapi sisi buruknya mengatakan silahkan, jadi saya doakan yang belum ada tanggung jawab keluarga dan masyarakat semoga lulus jadi pemimpin diri sendiri,” ucapnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *