Tim SAR Evakuasi 15 Jenazah Korban Longsor di Sukabumi, 20 Masih Dinyatakan Hilang

Terasjabar.co – Tim SAR gabungan sudah berhasil mengevakuasi 15 jenazah korban bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Adat Sinarresmi Dusun Cimapag, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Pencarian korban yang sempat dihentikan sementara Selasa (2/1/2019) dimulai kembali.

SEJUMLAH petugas dari berbagai elemen bersama warga berupaya mengevakuasi rumah warga yang tertimbun tanah longsor di Kampung Garehong, Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Selasa 1 Januari 2019. Sebanyak 30 rumah warga tertimbun longsor yang terjadi Senin petang 31 Desember 2018.*/ADE MAMAD/PR
“Dari hasil kerja tim di hari kedua ini jumlah korban yang ditemukan sebanyak 15 orang dengan rincian dua korban di hari pertama dan 13 di hari kedua,” kata Danrem 061/Suryakencana Kolonel (Inf) M Hasan di lokasi bencana di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Rabu.

Menurut dia, kendala yang dihadapi tim evakuasi adalah alam di mana hujan deras bisa turun tiba-tiba dan kondisi tanah rawan longsor susulan.

Seperti disebutkan Antara, pencarian pun ditunda sementara dan dilanjutkan pada Rabu 3 Januari 2019. Karena pada hari ini turun hujan deras beberapa kali dan sudah sore sehingga dikhawatirkan terjadi sesuatu terhadap tim evakuasi.
PETUGAS SAR gabungan mengangkat kantung jenazah pasca bencana tanah longsor di kampung adat Sinarresmi, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa 2 Januari 2018.*/ANTARA FOTO
“Sehingga jumlah korban yang belum ditemukan sebanyak 20 orang dan diharapkan pada hari ini korban hilang bisa ditemukan,” katanya menambahkan.

Sementara, Pasiops Basarnas Pos Jakarta I Made Oka mengatakan data jumlah korban hilang masih bisa berubah tergantung dari warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *