Nasib LRT Metro Kapsul Bandung Akan Ditentukan Usai Evaluasi

Terasjabar.co – Harapan warga Bandung memiliki moda transportasi massal yang modern kembali harus bersabar. Pasalnya, pembangunan Light Rapid Transit (LRT) Metro Kapsul akan dievaluasi oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial.

“Pembangunan LRT akan dievaluasi, nasibnya tunggu hasil evaluasi,” ujar Oded usai meresmikan Museum Kota Bandung di Jalan Aceh, Rabu (31/10/2018).

Oded belum bisa berkomentar banyak tentang pembangunan LRT karena baru akan dievaluasi sehingga hasilnya belum ada.

“Hasil evaluasi belum ada jadi belum bisa ambil putusan apakah dilanjutkan atau tidak,” ujarnya.

Menurut, Oded adanya evaluasi karena kebijakan pemerintah baru harus selalu ada evaluasi demi kebaikan.

Seperti diketahui pembangunan transportasi massal akan segera terwujud menyusul telah rampungnya seluruh tahapan administrasi untuk membuat LRT Metro Kapsul.

Bahkan Ridwan Kamil yang saat itu menjabat Wali Kota Bandung sudah melakukan pencanangan 12 Februari 2018 di Jalan Dalam Kaum.

LRT Bandung rencananya dimulai di titik koridor III sepanjang 8,5 kilometer yang akan melintas di Stasiun Hall, Pasar Baru, Alun-alun, ITC/Abdul Muis, Pasar Ancol/Unla, Buahbatu, Palasari, Papandayan, Pasar Kosambi, Veteran dan Viaduct.

Saat ini, bodi LRT masih parkir di depan Masjid Raya Jabar Jalan Dalam Kaum. Saat peluncuran, Emil menjelaskan, pembangunan LRT didanai oleh PT PP Infrastruktur dengan sistem kerja sama bangun guna serah atau build operate and transfer (BOT). Nilai investasinya senilai Rp 1,4 triliun untuk koridor III sepanjang 8,5 kilometer.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *