Ridwan Kamil Hibur Pengungsi ‘Kampung Bandung’ di Lombok

Terasjabar.co – Wali Kota Bandung yang juga Gubernur Jabar terpilih Ridwan Kamil mengunjungi sejumlah titik pengungsian korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satunya di Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

Di tempat ini, secara khusus Pemkot Bandung membangun posko dibantu oleh para relawan yang juga berasal dari Kota Bandung. Bahkan warga yang mengungsi menjuluki tempat mereka bermalam sebagai ‘Kampung Bandung’.

Emil, sapaan Ridwan, menghibur warga dengan membagi-bagikan hadiah pada para pengungsi. Sebelum diberi hadiah warga terutama anak-anak harus menjawab pertanyaan atau bernyanyi.

Salah satunya seorang anak disuruh menyanyi lagu dangdut ‘Cantik’, setelah bernyanyi ia berhak mendapat hadiah. Peserta lainnya adalah seorang ibu yang juga mendapat hadiah setelah menjawab nama-nama presiden Indonesia.

Selain dua orang beruntung itu, salah seorang anak laki-laki juga berkesempatan untuk mendapat hadiah. Sebelum memberi tantangan, Emil menanyakan cita-cita sang anak. Tak disangka anak tersebut bercita-cita ingin menjadi penghafal Alquran.

“Alhamdullilah, kita doakan adik ini menjadi hafiz Alquran yang hebat,” ucap Emil sambil memberi tantangan membaca beberapa ayat Surat An Naba pada sang anak.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengunjungi sejumlah titik pengungsian korban gempa di Lombok NTB

Ditemui usai rangkaian acara, Emil menjelaskan pengungsi di Desa Kekait menamakan tempatnya ‘Kampung Bandung’ sebagai bentuk terima kasih. Sebab pertama kali yang memberi bantuan di tempat ini adalah orang Kota Bandung.

“Ternyata pertama yang mendatangi itu relawan Bandung. Di sana relawan banyak, warga senang dan gembira sehingga menamai tempat pengungsian dengan Kampung Bandung,” ujar Emil.

Selain mengunjungi beberapa titik pengungsian, Emil mewakili warganet dan warga memberikan bantuan Rp 2 miliar yang terkumpul selama empat hari. Jumlah tersebut Rp 1,5 miliar di antaranya berasal dari donasi online kitabisa.com.

Ridwan Kamil menyebut warga membutuhkan tempat berlindung dari cuaca yang mulai sering hujan.

“Tadi saya sempat berbincang dengan warga dan relawan. Sekarang itu yang warga butuhkan rasa aman dari cuaca seperti terpal dan selimut. Kalau makanan relatif aman,” ucap Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + six =