Dibongkar Pemilik, Rumah Kembar Sukarno Tersisa 50 Persen

Terasjabar.co– Wali Kota Bandung Ridwan Kamil geram dengan pembongkaran bangunan kembar Sukarno di Jalan Gatot Soebroto No 54, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, tanpa izin. Padahal rumah tersebut masuk dalam cagar budaya.

Pria yang akrab disapa Emil itu bahkan langsung turun untuk memantau proses penyegelan yang dilakukan. Ia seolah tak terima bangunan rumah kembar yang didesain langsung oleh Presiden Sukarno ini kini kondisinya hancur.

“Bangunan ini, bangunan bersejarah oleh pemiliknya dihancurkan dengan cara-cara yang melanggar aturan,” ujar Emil di lokasi, Senin (23/7/2018).

Sebelum melakukan penyegelan Emil didampingi sejumlah kepala dinas sempat masuk untuk melihat langsung kondisi rumah. Ironis, bangunan yang harusnya dilestarikan malah dalam keadaan rusak parah.

“Parah (kondisinya). Kalau dipersentasekan tinggal 50 persen. Karena setengah (bangunan) ke atasnya sudah hilang. Tinggal setengah ke bawah, itu pun tidak jelas lantainya sudah retak semua,” ungkap dia.

Pria yang juga dikenal sebagai dosen arsitektur ITB ini menyebut ada beberapa pelanggaran yang dilakukan pemilik. Pertama adalah membuat dinding tinggi melebihi 1,5 meter di luar sehingga bangunan tidak terlihat.

Kedua, kata dia, bangunan cagar budaya harus ada konsultasi dengan Tim Cagar Budaya jika ingin direnovasi atau mengubah fungsi.

“Kalau ini tidak dilakukan. Mereka malah merenovasi dengan cara merusak,” tutur dia.

Sementara itu Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung Iskandar Zulkarnain mengatakan awalnya ia mendapat laporan dari tim pada Jumat lalu. Kemudian pada Sabtu ia melakukan penyelidikan hingga akhirnya Minggu dilakukan tindakan.

“Minggu kemarin dari pihak pemilik ingin beres-beres dulu. Tapi sebetulnya itu tidak boleh. Malah ada kayu-kayu yang bekas itu ada diangkut keluar,” kata dia.

Pemkot Bandung hingga kini belum bisa bertemu langsung dengan pihak pemilik bangunan. Sebab beberapa kali dipanggil selalu diwakili oleh orang yang mengklaim memiliki kuasa dari pemilik.

Bagikan :

Leave a Reply

3 komentar pada “Dibongkar Pemilik, Rumah Kembar Sukarno Tersisa 50 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen + 10 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital