Ridwan Kamil: Meski Ada Beberapa Sesi, yang Penting Semua Siswa Kebagian Ujian
Terasjabar.co – Keterbatasan sarana, baik komputer maupun ruangan, menyebabkan tidak semua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebagian besar menyelenggarakan UNBK dalam tiga sesi.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan dari 2.814 SMK di Jawa Barat hanya 15 persen SMK yang menyelenggarakan UNBK dalam satu sesi. Sekitar 37 persen SMK melaksanakan UNBK dalam dua sesi. Sementara 48 persen SMK menggelar UNBK pada tiga sesi.
“Intinya di hari yang sama dan berlangsung lancar. Ada yang kebagian sesi satu, dua, dan tiga,” kata pria yang akrab disapa Emil itu usai memantau pelaksanaan UNBK di SMKN 3 Bandung, Jalan Solontongan, Rabu (27/3/2019). Pada UNBK hari ketiga ini, mata pelajaran yang diujikan ialah Bahasa Inggris.
Baca Juga: 48 Persen SMK di Jabar Gelar UNBK Dalam 3 Sesi
Emil mengatakan, kondisi tersebut bukan semata karena kurangnya komputer di sekolah. Ada juga sekolah yang tidak mempunyai ruangan yang cukup.
“Yang penting semua siswa kebagian ujian,” ujarnya.
Emil berharap, UNBK SMK ini bisa berjalan lancar sampai selesai di hari keempat yang menguji mata pelajaran kejuruan.
“Doa saya sebagai gubernur, agar bisa berjalan lancar dan menjawab soal dengan baik,” tuturnya.
Kepala Sekolah SMKN 3 Euis Purnama mengatakan, tahun ini sekolahnya melaksanakan UNBK dalam dua sesi. Tidak seperti tahun lalu yang masih tiga sesi. Jumlah peserta UNBK di SMKN 3 mencapai 692 siswa.
“Kami bertekad tahun ini bisa dua sesi. Kalau tiga sesi selesainya sore. Sementara jadwal setiap hari diputar, jadi setelah ikut sesi sore, dia ikut sesi pagi,” tuturnya.
Jumlah peserta UNBK di Jawa Barat mencapai 323.454 siswa di 2.814 SMK. Seluruhnya sudah menggunakan komputer. Namun masih ada sekolah yang masih melaksanakan UNBK bergabung dengan sekolah lain.
“Sekolah yang jumlah pesertanya kurang dari 20, belum terakreditasi, dan belum ada izin operasional,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat Dodin Rusmin Nuryadin.






Leave a Reply