Kukuhkan ASN PPPK, Kakanwil Kemenag Jabar: Mari Bangun Negeri dengan Hati Bersih dan Semangat Melayani

Terasjabar.co Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si., secara resmi mengukuhkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kemenag Jabar.

Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting bagi para ASN PPPK yang telah resmi dilantik untuk memulai babak baru dalam pengabdian mereka sebagai bagian dari aparatur sipil negara.

Dalam sambutannya, Ajam menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian para ASN PPPK. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan titik awal dari perjalanan pengabdian yang penuh tanggung jawab.

“Hari ini bukan hanya tentang menerima SK. Ini adalah pengukuhan niat dan tekad, tonggak sejarah dalam perjalanan karier dan hidup Bapak Ibu sekalian,” ujar Ajam Mustajam dengan penuh semangat.

Ajam juga mengingatkan bahwa pencapaian ini bukan hanya hasil dari kecerdasan pribadi, tetapi juga berkat doa orang tua, dukungan keluarga, dan kasih sayang Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia berpesan agar para ASN PPPK tetap rendah hati dan menjadikan rasa syukur sebagai energi untuk bekerja lebih baik, jujur, dan tulus.

Lebih lanjut, Ajam menekankan bahwa menjadi ASN bukanlah tentang status ataupun penghasilan semata, melainkan tentang panggilan jiwa untuk melayani masyarakat dan negara.

“Menjadi ASN berarti siap untuk melayani, bukan dilayani. Siap menjaga amanah, bukan mencari keuntungan pribadi,” tegasnya.

Dalam sambutan tersebut, Ajam Mustajam juga menitipkan enam pesan penting kepada para ASN PPPK, yaitu:

  1. Menjaga Integritas sebagai fondasi utama.

  2. Menumbuhkan Dedikasi dan Etos Kerja dengan semangat tanggung jawab moral.

  3. Menjaga Nama Baik Institusi sebagai bentuk kehormatan bersama.

  4. Menjadi Teladan dan Inspirasi dalam pelayanan publik.

  5. Membangun Semangat Pengabdian yang Heroik, meski dalam keterbatasan.

  6. Memiliki Semangat Melayani dengan hati dan ketulusan.

Ajam juga mengajak seluruh ASN untuk menjaga marwah profesi, membuktikan bahwa ASN PPPK bukan ASN kelas dua, tetapi pribadi yang tangguh, berdedikasi, dan menjadi penggerak perubahan.

“Mari kita buktikan bahwa ASN PPPK adalah penjaga nilai, penggerak perubahan, dan penyambung harapan masyarakat,” pungkasnya.

Di akhir sambutan, ia mengajak para ASN untuk selalu menanamkan niat tulus dalam bekerja dan mengabdi. “Gaji dan tunjangan hanyalah bentuk penghargaan. Tapi yang membuat kita mulia adalah keikhlasan dalam melayani dan ketulusan dalam bekerja,” tutupnya.

Acara pengukuhan ini menjadi penanda komitmen Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat untuk terus memperkuat pelayanan publik melalui ASN yang berintegritas, profesional, dan menginspirasi.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + one =