Gandeng GoAcademica, Program Pascasarjana IAIN Batusangkar Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Mahasiswa dan Dosen dalam Menghasilkan Karya Ilmiah Bereputasi

Terasjabar.co – Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar bekerjasana dengan lembaga pendampingan dan konsultasi publikasi ilmiah GoAcademica Consulting, Research & Publishing menggelar acara Workshop Peningkatan Kompetensi Mahasiswa dan Dosen dalam Menghasilkan Karya Ilmiah Bereputasi bertempat di Aula Kampus 1 IAIN Batusangkar, Jl. Jenderal Sudirman No.137, Limo Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (18/05/2022).

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan workshop tersebut Chief Executive Officer (CEO) GoAcademica Consulting, Research & Publishing Avid Leonardo Sari, M.Ps.Sp., MM. dan Chief Technology Officer (CTO) GoAcademica CRP yang juga seorang dosen, penulis, editor jurnal, reviewer jurnal, dan journalist, Irwandi, S.Sos., SE., M.Ag.

Acara dibuka lansung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan IAIN Batusangkar Dr. Ridwal Trisoni, M.Pd. Hadir sebagai peserta dalam kegiatan workshop tersebut para dosen, mahasiswa S1, S2 dan S3 IAIN Batusangkar.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan IAIN Batusangkar Dr. Ridwal Trisoni, M.Pd. mengatakan sangat mengapresiasi adanya kegiatan workshop ini untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen dalam menghasilkan karya ilmiah bereputasi.

“Saya selaku pimpinan sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini. Kegiatan semacam ini sangat penting bagi insan akademik guna meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen dalam menghasilkan karya ilmiah bereputasi”, katanya.

Lebih lanjut Ridwal mengatakan, dengan meningkatkanya kompetensi mahasiswa dan dosen dalam menghasilkan karya ilmiah bereputasi, maka akan berdampak pula terhadap reputasi kampus.

“Dengan meningkatkanya kompetensi mahasiswa dan dosen dalam menghasilkan karya ilmiah bereputasi, maka akan berdampak pula terhadap reputasi kampus, peningkatan akreditasi dan lain-lain”, jelasnya.

Dalam paparannya, narasumber yang pertama, CEO GoAcademica Consulting, Research & Publishing Avid Leonardo Sari, M.Ps.Sp., MM. mengatakan, hal yang tidak kalah penting dalam kenaikan jabatan fungsional dosen adalah publikasi ilmiah.

“Publikasi ilmiah ini terdiri dari buku, jurnal, dan prosiding. Setiap level jabatan fungsional dosen, memiliki syarat khusus yang berbeda-beda sesuai dengan Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit (POPAK) 2019 berikut suplemennya. Maka setiap dosen yang ingin mengurus kenaikan jabatan fungsional harus tau tentang aturan-aturan tentang kenaikan pangkat dosen agar publikasinya terarah dan sesuai dengan kebutuhan publikasi”, jelasnya di depan para peserta.

Lebih lanjut Avid menjelaskan pentingnya publikasi ilmiah jurnal bagi mahasiswa, baik mahasiswa S1, S2 dan S3.

“Sedangkan manfaat yang bisa diperoleh mahasiswa dengan publikasi di jurnal ilmiah diantaranya untuk mengasah kemampuan argumentasi, meningkatkan kemampuan kerjasama dan menjelaskan secara sederhana, pembuktian kompetensi akademik dan portofolio, berkontribusi untuk pengembangan ilmu pengetahuan, serta memperdalam pemahaman di bidang ilmu tertentu. Selain itu sekarang, untuk kelulusan studi di berbagai kampus sudah mensyaratkan untuk terbit di jurnal-jurnal ilmiah”, paparnya.

Sementara narasumber selanjutnya, CTO GoAcademica Consulting, Research & Publishing, Irwandi, S.Sos., SE., M.Ag. dalam paparannya memaparkan ada beberapa manfaat publikasi jurnal bagi mahasiswa dan dosen.

“Manfaat yang bisa diperoleh mahasiswa dengan publikasi di jurnal ilmiah diantaranya untuk mengasah kemampuan argumentasi, meningkatkan kemampuan kerjasama dan menjelaskan secara sederhana, pembuktian kompetensi akademik dan portofolio, berkontribusi untuk pengembangan ilmu pengetahuan, serta memperdalam pemahaman di bidang ilmu tertentu. Sedangkan bagi dosen, jurnal ilmiah bermanfaat dalam meningkatkan karir akademik dosen sampai ke jenjang yang tertinggi yaitu guru besar”, paparnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa artikel ilmiah haruslah bersumber dari hasil penelitian. “Artikel ilmiah jurnal haruslah bersumber dari hasil penelitian. Artikel tersebut bisa bersumber dari penelitian pustaka (literature review) maupun penelitian lapangan (field research)”, jelasnya.

Irwandi memaparkan, artikel ilmiah jurnal yang baik paling tidak harus memiliki beberapa kriteria diantaranya original, low similarity, mengandung novelty dan punya signifikansi terhadap pengembangan kelilmuan.

“Artikel yang baik haruslah original/asli, similarity nya rendah, mengandung novelty atau kebaruan, sehingga berkontribusi besar terhadap pengembangan keilmuan”, katanya.

Irwandi juga mengatakan, menulis artikel jurnal itu tidaklah terlalu sulit dan juga tidak terlalu gampang. “Yang penting kita tahu caranya, mulai dari mencari topik yang akan ditulis, mencari referensinya, melakukan penelitian dan membuat artikelnya sesuai dengan template dan gaya selingkung jurnal sasaran. Cara mudahnya adalah dengan banyak membaca artikel-artikel jurnal ilmiah yang telah terbit lalu meniru gaya penulisannya dan mulailah menulis”, jelasnya.

Untuk menyimak kembali acara tersebut dapat mengakses link Youtube berikut ini: https://www.youtube.com/watch?v=7b2_RXT_KYk

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *