Pemprov Jabar Sediakan 12.843 Kursi Mudik Gratis
Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melepas para pemudik yang mengikuti program Mudik Geratis Tahun 2019 Salembur (Sasarengan Mudik Ka Lembur) di halaman depan Gedung Sate, Bandung, Jl. Diponegoro No. 22 Kota Bandung.
“Hari ini kita melepas pemudik total ada 357 bus dari empat kota, Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Sukabumi. ini sebagian saja, kerjasama dari berbagai pihak, memastikan semua dimensi mudik berlangsung dengan lancar. Hari ini yang dilepas rata-rata ke Jawa Tengah dan Timur,” ucap Emil, sapaan akrabnya, Sabtu (1/6/2019).
Data Badan Litbang Kementerian Perhubungan menyebutkan, bahwa jumlah pemudik dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Pada tahun 2019 diperkirakan sekitar 18,29 juta penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan mudik, sekitar 3,7 juta-nya diperkirakan akan mudik ke berbagai daerah di Jawa Barat. Juga diperkirakan sekitar 2,5 sampai 2,7 juta pemudik bergerak keluar dari Jawa Barat.
Menanggapi besarnya angka tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya mewujudkan komitmennya untuk menyediakan layanan transportasi geratis yang aman dan nyaman bagi para pemudik yang berangkat dari Jawa Barat.
“Mudah-mudahan selamat sampai tujuan, saya sangat berbahagia melihat orang lain berbahagia, dan mudah-mudahan mereka bisa melaksanakan lebaran dengan nyaman di kampung halamannya,” kata Emil.
Dirinya juga mengimbau kepada para pemudik agar tidak membawa sanak saudara maupun teman khususnya ke Jawa Barat.
“Ada pesan kalau bisa jangan bawa rombongan banyak-banyak kembali kesini kota, kecuali punya modal dan punya skill yang memadai,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Heri Antasari menyebut, tujuan program mudik gratis ini adalah menyediakan layanan kepada masyarakat supaya ada opsi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi khususnya sepeda motor.
“Selain itu, juga untuk mengkampanyekan keselamatan berkendara. Karena bagaimana pun pemudik kendaraan pribadi semakin banyak,” kata Antasari.
Tidak hanya yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat, tetapi kursi yang disediakan juga berasal dari beberapa instansi yang terintegrasi program mudiknya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Adapun kegiatan mudik geratis yang dikelola langsung Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lewat Dinas Perhubungan Jabar sendiri terdapat 110 bus. Dengan rincian ada 10 bus dari PT Telkom, dan 10 lainnya dari PT Jasa Marga, sementara 90 bus murni dari APBD Jabar.
“Yang dilaksanakan hari ini simbolis di depan Gedung Sate simbolis 35 bus, dari total yang dikelola Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat langsung totalnya 110 bus,” tuturnya.
Selain bus, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyediakan 300 kursi kereta api bagi para pemudik. Sehingga tersedia sebanyak 4.800 kursi untuk bus, dan 300 kursi Kereta Api, dan total 5.100 kursi yang dikordinir langsung Dishub Jabar.
Adapun secara keseluruhan yang diintegrasikan program, dan didata seluruhnya dari empat kota, total ada 357 bus, dan satu rangkaian kereta api, hingga total tersedia 12.843 kursi yang siap mengantarkan pemudik ke kampung halaman.
“Tahun depan harapannya tambah, karena jadi stimulasi pengurangan kendaraan pribadi untuk mudik,” ujarnya.
Keberangkatan dari Kota Bandung, untuk kendaraan bus tersedia jurusan Bandung-Solo, Bandung-Jogja, Bandung-Semarang. Sementara Kereta Api tersedia jurusan Bandung-Surabaya.
Tak hanya itu, Dishub Jabar juga menyediakan layanan angkut kendaraan roda dua. Saat ini tersedia tiga truk. Satu truk bisa menampung sekitar 30-40 sepeda motor.
“Jadi pemudiknya naik bus ataupun kereta, kendaraan roda dua yang masih ingin mereka bawa kita bantu angkut menggunakan truk,” tandasnya.






Leave a Reply