Zulkifly Chaniago: Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif Berpotensi Tingkatkan PDRB di Jawa Barat

Terasjabar.co – Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, H. Zulkifly Chaniago, BE. melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Majalengka dan Sumedang beberapa waktu yang lalu, untuk penyebarluasan peraturan daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat Nomor 15 Tahun 2017 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Zulkifly mengatakan, Peraturan Daerah ini dibuat mengingat ekonomi kreatif di Jawa Barat punya andil besar dalam pendapatan domestik regional bruto (PDRB).

“Kontribusi PDRB ekonomi kreatif atau ekraf Jawa Barat mencapai Rp 191,3 triliun atau 20,73 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) ekraf nasional. Bukan hanya itu, kontribusi ekspor ekraf Jabar mencapai 6,38 juta USD atau 31,93 persen dari total ekspor ekraf nasional. Jumlah usaha ekraf di Jawa Barat mencapai 1,5 juta unit dengan menyerap tenaga kerja sekitar 3,8 juta orang. Dengan dominasi tiga sektor, yakni kerajinan tangan, kuliner dan fesyen,” jelas Zulkifly Chaniago kepada Terasjabar.co, Jumat (8/12/2023).

Politisi Partai Demokrat ini  memerinci, di Jawa Barat, kerajinan tangan menyumbang 27,1 persen, kuliner 26,4 persen, dan fesyen 16,7 persen. Sedangkan subsektor lainnya total 29,8 persen.

“Perda ini untuk mendorong peningkatan daya saing dan kreativitas pengusaha dan pelaku ekonomi kreatif, yang tentu saja diharapkan juga adanya daya saing kualitas,” katanya.

Lebih lanjut Zulkifly menjelaskan, Perda nomor 15 tahun 2017 tentang Pengambangan Ekonomi Kreatif ini berisikan 16 bab dan 51 pasal.

“Dan ini menjadi landasan hukum bagi pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota serta masyarakat dalam penyelenggaraan ekononi kreatif di daerah. Selanjutnya menjadi dasar pula dalam pengembangan kota kreatif,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *