Sistem Islam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas

Oleh:
Tawati
(Aktivis Muslimah Majalengka)

Terasjabar.co – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah mengkritisi terkait pernyataan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengenai sebanyak 4791 siswa dibatalkan keikutsertaannya dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2023, karena melakukan kecurangan dengan membohongi dan mengubah domisili di kartu keluarga.

Siti Muntamah menyebut, bahwa PPDB itu setiap tahun selalu ada persoalan yang dinamis. Pasalnya, apapun sistem PPDB hari ini menuai banyak persoalan ketika penyelenggaraan pendidikan masih belum berbasis keadilan baik secara jumlah, tempat, dan anak-anak yang tumbuh sesuai dengan sekolahnya, serta tak ada pemerataan, lantaran setiap tahunnya selalu berganti aturan, (Tribun Jabar, 20/7/2023).

Akses layanan pendidikan berkeadilan merupakan tuntutan kuat menyusul meningkatnya keterbatasan siswa miskin dalam mengakses pendidikan. Sebagaimana kita ketahui, bahwa jumlah sekolah negeri terutama SMA tidak sebanding dengan jumlah calon peserta didik baru. Akibatnya, sejumlah calon siswa harus rela bersekolah di sekolah swasta. Bagi warga miskin, kondisi ini menjadi ancaman bisa putus sekolah.

Pendidikan adalah kebutuhan pokok masyarakat, maka seluruh rakyat sejatinya berhak mendapatkan pendidikan yang murah dan berkualitas. Itu tidak lain karena pendidikan merupakan sarana utama pembentukan sumber daya manusia berkualitas. Oleh karena itu, negara berkewajiban menyelenggarakan pendidikan yang berorientasi pelayanan kepada seluruh warga tanpa memandang kelas ekonomi.

Kebijakan negara hendaknya menyasar semua rakyat. Sebab keresahan mencari sekolah di musim PPDB dirasakan semua warga. Hingga, sebagian ada yang berani memalsukan dokumen (seperti kartu keluarga maupun keterangan domisili) demi bisa masuk sekolah negeri.

Persoalan ekonomi memang menjadi salah satu faktor tertinggi penyebab anak tidak sekolah. Persoalan ini tidak bisa terlepas dari tata kelola keuangan dan ekonomi negara yang kapitalistik. Ketika kemiskinan menjadi penyumbang anak tidak sekolah, maka solusi mendasarnya adalah menghilangkan kemiskinan.

Demikian pula, tata kelola anggaran yang kapitalistik telah menghambat negara untuk mendirikan sejumlah sekolah negeri sesuai kebutuhan negara. Meski anggaran pendidikan terus ditambah, akan tetapi tidak memenuhi kebutuhan.

Anggaran yang terbatas menjadikan negara tidak berdaya, baik untuk memberi bantuan kepada semua siswa miskin maupun untuk membangun sekolah negeri. Jangankan untuk membangun yang baru, memperbaiki yang rusak saja selama ini masih kesulitan. Ini semua tidak lepas dari tata kelola ekonomi negara yang kapitalistik.

Maka, persoalan sesungguhnya adalah pemenuhan hak pendidikan murah dan berkualitas bagi seluruh warga. Yaitu, pemerintah tidak boleh membiarkan rakyat membayar mahal untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

Dengan demikian, persoalan hak pendidikan berkeadilan berpangkal pada penerapan sistem kapitalisme oleh negara. Sekalipun terdapat beberapa perbaikan dalam sistem PPDB, semua itu belum bisa menjawab kebutuhan pendidikan yang sesungguhnya.

Problem tersebut bisa dituntaskan jika negara meninggalkan sistem kapitalisme lalu menerapkan syariat Islam kafah sehingga problem kemiskinan bisa diselesaikan.

Negara bertanggung jawab penuh untuk menyelenggarakan pendidikan bagi semua warganya. Dalam Islam negara bertanggung jawab dalam mengurusi seluruh urusan umat. Dalam hadis disebutkan, “Seorang Imam adalah pemelihara dan pengatur urusan rakyat dan ia akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan rakyatnya” (HR Al-Bukhari).

Dalam hal ini, negara bertindak sebagai operator yaitu pelaksana tanggung jawab. Negara juga tidak boleh menyerahkan urusannya kepada swasta seraya berlepas tanggung jawab.

Negara akan mengatur anggaran secara terpusat dengan mekanisme pembiayaan yang dikelola Baitulmal. Islam telah menetapkan sumber-sumber pemasukan kas negara dan mekanisme pengelolaannya mengikuti syariat Islam sehingga mampu memenuhi seluruh kebutuhan pendidikan.

Demikianlah ketentuan Allah SWT yang tertuang dalam sistem pendidikan Islam. Semua itu akan mengeluarkan dari problem pendidikan selama ini, sebab pelaksanaan syariat Islam pasti membawa kebaikan dan keberkahan. Akan tetapi, jika negara mengabaikannya, layanan pendidikan yang berkeadilan hanyalah ilusi.

Wallahu a’lam bishshawab.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − eleven =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam