Kasus Polio di Jabar Jadi 8, Ridwan Kamil: Harus Diwaspadai

Terasjabar.co – Kasus anak terjangkit polio di Kabupaten Purwakarta bertambah jadi delapan. Itu setelah tujuh kasus baru anak positif polio kembali ditemukan. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mengungkap penyebab adanya tambahan kasus baru tersebut.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Jawa Barat Rochadi mengatakan, sejak adanya temuan satu kasus positif polio, tim surveilans langsung turun ke lokasi di Kecamatan Mani’is untuk melakukan tracking terhadap kemungkinan adanya anak lain yang terjangkit.

Hasilnya ada 30 sampel yang dilakukan uji laboratorium. Dari 30 sampel itu, didapati jika tujuh anak di antaranya positif polio.

“Yang kemarin itu kalau ada satu temuan kasus positif kita akan ambil sampel juga dari anak-anak di sekitarnya. Targetnya ada 30-an anak sehat di Purwakarta. Hasilnya dari 30 itu ada tujuh yang positif,” kata Rochadi, Selasa (4/4/2023).

Rochadi menuturkan belum mengetahui apakah tujuh anak positif polio itu karena tertular atau tidak. Namun pada intinya, hasil pemeriksaan menyatakan ada bakteri polio pada usus dan ginjal di ketujuh anak itu.

“Intinya positif saja entah siapa yang ditularkan belum bisa melihat. Intinya di ususnya dan ginjal positif kuman polio itu,” ungkapnya.

Dia juga menuturkan, meski positif polio namun sejauh ini tujuh anak di Purwakarta itu dalam kondisi sehat. Nantinya tim di lapangan kata dia akan kembali melakukan tes laboratorium setelah 60 hari hasil positif keluar.

“Yang ini anak sehat, hanya saja positif. Makanya prosedurnya ada ada ted ulang 60 hari setelah hasilnya ada, tapi kemarin setelah positif langsung melakukan kunjungan ulang dan edukasi ke keluarga,” jelas Rochadi.

Dengan adanya delapan kasus positif polio di Purwakarta, Pemprov Jabar saat ini sedang memulai untuk melakukan imunisasi secara menyeluruh di 27 kabupaten/kota. Sebanyak 3,9 juta vaksin polio sudah disiapkan.

“Ya itu makanya karena melihat kasus ini awalnya satu, kita tidak bisa menyebutkan imunisasi di Purwakarta saja makanya karena KLB (kejadian luar biasa) imunisasi dilakukan di seluruh Jabar,” ujarnya.

Rochadi juga menerangkan jika kasus positif polio saat ini baru ditemukan di Purwakarta. Dari 20 kabupaten/kota yang sudah mengirim sampel, hanya ada tujuh sampel positif ditambah satu kasus lebih dulu dari Purwakarta.

“Dari hasil kemarin, di 20 kabupaten/kota yang mengirim sampel ada 37 sampel, nah itu yang muncul positif di Purwakarta. Tapi kalau (daerah) lainnya belum dapat yang positif,” pungkasnya.

Terpisah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku waspada dengan bertambahnya kasus polio di daerahnya. Karena itulah dia meminta orang tua agar ikut menyukseskan program vaksinasi polio yang sedang dicanangkan saat ini.

“Harus diwaspadai. Jadi saya titip termasuk ibu-ibu sukseskan (vaksinasi) polio agar masyarakat terbebas dari polio, karena ini ancamannya luar biasa,” singkat pria yang akrab disapa Kang Emil ini.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *