Petani Indramayu Keluhkan Persoalan Pupuk, DPRD Jabar: Manajemen Distribusi Masih Lemah

Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Sidkon Djampi menerima keluhan dari petani di Kabupaten Indramayu terkait mahalnya harga pupuk.

Usulan dari petani ini diterima Sidkon Djampi saat melakukan Reses II Tahun Sidang 2022-2023 di empat kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Sidkon menerangkan Indramayu yang mana notabene nya adalah salah satu daerah penghasil beras terbesar, menghadapi sejumlah problem pertanian, salah satunya yang paling banyak dikeluhkan adalah persoalan pupuk.

Politisi PKB ini menilai pemerintah, dalam hal ini pemangku kebijakan terkait, belum mampu menciptakan manajamen distribusi pupuk yang baik.

“Sehingga karena lemahnya manajemen distribusi pupuk, problem ini menjadi problem rutin, problem tahunan ketika musim tanam,” kata Sidkon Djampi kepada awak media, Kamis (16/2/2023).

“Pupuk subsidi terutama pupuk begitu ada ternyata pupuk itu harganya mencekik petani. Belum yang bersusbisdi, susah dicarinya, termasuk juga orang yang sudah pegang kartu tani pun susah mebdapatkan pupuk. Itu yang saya dengar, sebagai keluhan petani.” sambungnya.

Sidkon memastikan usulan terkait pupuk dari petani di Indramayu ini akan ditindaklanjuti dengan lembaga terkait, sebagai nota reses kali ini.

“Untuk dicarikan solusinya hingga problem ini tidak berulang terus menerus, padahal kita tahu bahwa petani adalah penolong negeri,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama peserta Reses yang terdiri dari unsur tokoh lokal kecamatan mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala-kepala desa, dan tokoh perempuan, mendorongnya untuk kembali mencalonkan sebagai anggota lagislatif di DPRD Jawa Barat dari Daerah Pemilihan Jabar 12 (Kabupaten Indramayu, Kota dan Kabupaten Cirebon).

“Saya ucapkan terima kasih atas dorongannya, insya Alloh, moga-moga dukungan dan amanah dari masyarakat ini menjadi bekal untuk saya memenangkan Pileg 2024, untuk berbuat lebih banyak lagi bagi masyarakat,” tutup Sidkon.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *