Lucky Hakim Mundur dari Jabatan Wabup Indramayu, Ini Alasannya

Terasjabar.co – Lucky Hakim mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan Wabup Indramayu. Surat pengunduran diri Lucky Hakim yang beredar ditujukan kepada DPRD Indramayu.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Syaefudin membenarkan kabar mundurnya Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim. Bahkan, dia menjelaskan, Lucky bersama beberapa orang mendatangi langsung kantor Sekretariat DPRD Indramayu.

“Iya, setengah lima sore tadi, dia (Lucky Hakim) datang sendiri bersama orangnya. Baru terima tadi sore langsung ke sekretariatan ditemui Sekwan,” kata Syaefudin, Senin (13/2/2023).

Saat di konfirmasi, Ketua Koordinator Relawan Lucky Hakim Center (LHC) membenarkan bahwa Lucky Hakim resmi menyatakan undur diri dari jabatan Wabup Indramayu.

“Ya memang beritanya benar, jadi ketua LHC menyatakan berita itu benar begitu,” kata Ketua Koordinator Relawan LHC Dadi Carmadi.

Surat Lucky Hakim tertanggal 8 Februari 2023 ditujukan kepada DPRD Kabupaten Indramayu. Tertulis perihal pengunduran diri dan pernyataan berhenti sebagai Wakil Bupati Indramayu periode 2021-2026.

Melalui sebuah unggahan video di media sosial Instagram dia menjelaskan alasan mundur sebagai Wabup Indramayu. Dia menilai keputusannya itu merupakan jalan terbaik.

Dalam video berdurasi sekitar 2 menit, 15 detik yang diunggah akun @indramyuinfo di akun media sosial Instagram, Lucky Hakim dengan memakai kemeja biru sedang berada di dalam mobil.

Melalui video itu, Lucky menyampaikan singkat alasannya mundur dari jabatan Wakil Bupati Indramayu. Video yang berjudul Ekslusif Video Curhat Wakil Bupati Indramayu @luckyhakimofficial terkait surat pengunduran dirinya sebagai Wakil Bupati Indramayu itu banyak mendapat respon warga net.

Dalam video itu, Lucky mengaku bahwa dirinya malu karena tidak bisa bekerja dengan benar. Sehingga, dengan alasan agar tidak memakan ‘gaji buta’, Lucky memilih mundur.

“Yaa ini bakalan jadi buruk bagi saya, saya tahu mungkin saya dianggap cengeng atau lemah tapi bagi saya gak apa-apa justru pejabat itu seharusnya menangis, menangis malu kalau misalnya pejabat itu tidak bisa bekerja dengan benar. Kalau kita di bayar oleh uang rakyat, uang rakyat itu amanah dunia akhirat. Rakyat itu cari uang susah loh bekerja dari pagi sampai malam mengalami panas segala macam itu membayar pajak berharap pejabatnya bekerja dengan benar. Dan misalnya memang tidak bisa bekerja dengan benar sesuai sumpah jabatan yang terbaik adalah mundur. Daripada kita tetap memfasilitasi diri pakai uang rakyat tapi tidak berbuat sesuai dengan yang diharapkan sudah gak apa-apa mundur,” penggalan kata-kata Lucky Hakim dalam video viral, Rabu (15/2/2023).

Politikus yang juga pecinta satwa itu pun memaparkan bahwa dirinya yakin ada celah untuk mengabdi. Meskipun saat ini ia tegaskan harus mundur.

“Masih banyak kesempatan untuk mengabdi ke masyarakat, artinya politik itu dibilang jahat, kotor tapi saya yakin masih ada celah untuk orang-orang yang berniat baik di bidang itu jadi tidak akan menyerah tapi dalam artian saat ini yang terbaik bagi saya adalah harus mundur, ehhmm supaya tidak terkait lagi,” lanjut curhatan Lucky Hakim.

Lucky Hakim pun memaparkan sikapnya selama menjabat Wakil Bupati Indramayu sebelum akhirnya memutuskan mundur.

“Diem udah, sabar udah, meneng bli ngapa-ngapa uwis, wis sabarin mencoba diskusi malahan sudah pernahkan waktu itu live juga pernah, sidang juga pernah ada beberapa rekomendasi dari temen-temen dewan. Tapi, sabar itu kan bukan ada batasnya. Sabar itu bukan nanti jadi bodoh jadi harus harus ya kita harus ee bergerak gitu, bergerak ke arah mana. Kalau tidak cocok di situ ya jangan di situ, kan kita bukan pohon, kalau pohon kan kepanasan, kedinginan, mohon maaf dikencingin, disiram ya pohon, tidak bisa gerak. Kalau kita kan bukan pohon, kalau tidak bisa di situ, tidak sesuai ya harus bergerak karena kita bukan pohon,” pungkas Lucky dalam video viral.

Bagikan :

Leave a Reply

One thought on “Lucky Hakim Mundur dari Jabatan Wabup Indramayu, Ini Alasannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *