Produk Kreasi Siswa SMK di Jawa Barat Dipamerkan di Bandara Kertajati Majalengka

Terasjabar.co – Produk kreasi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Provinsi Jawa Barat dipamerkan di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Kabupaten Majalengka dalam ajang Explore SMK Jabar Juara 2022 yang berlangsung 15-17 Desember 2022.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi di Kota Bandung, Rabu (14/12/2022), mengatakan bahwa penyelenggaraan Explore SMK Jabar Juara 2022 dimaksudkan untuk menunjukkan potensi SMK di Jawa Barat dalam menghasilkan produk-produk unggulan.

Ajang yang bertajuk “Eksplorasi Dalam Kreasi dan Inovasi” tersebut, ia melanjutkan, akan menjadi etalase hasil inovasi siswa SMK di Jawa Barat.

“Sudah saatnya potensi dari SMK Jabar ini diperlihatkan kepada umum, khususnya mengenai kemampuan dalam memproduksi produk yang dibutuhkan oleh masyarakat,” kata dia.

Menurut dia, di antara 2.898 SMK yang ada di wilayah Provinsi Jawa Barat ada 270 SMK Pusat Keunggulan. SMK Pusat Keunggulan tersebar di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Sekolah-sekolah kejuruan itu punya beragam fokus pendidikan vokasi, termasuk di antaranya akuntansi, administrasi perkantoran, desain grafis atau multimedia, farmasi, keperawatan, kimia analisis, logistik, manajemen bisnis, pelayaran, perhotelan, serta perbankan dan keuangan syariah.

Di samping itu, ada sekolah yang fokus pada pendidikan rekayasa perangkat lunak, tata boga, tata busana, tata rias dan kecantikan, teknik komputer jaringan, teknik kendaraan ringan, teknik elektronika industri, teknik gambar bangunan, dan usaha perjalanan wisata. Dedi mengatakan bahwa Explore SMK Jabar Juara 2022 menyediakan 130 stan produk kreasi siswa, yang meliputi 57 stan produk teknologi, 14 stan produk pertanian, 27 stan produk hospitality atau penjamuan, 30 stan produk ekonomi kreatif, dua stan produk kelautan, dan tujuh stan produk industri.

Penyelenggaraan Explore SMK Jabar Juara 2022 melibatkan perguruan tinggi, perbankan, industri, pengusaha, dan komunitas.

Dedi mengatakan bahwa pemerintah membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan lulusan SMK yang tidak hanya bisa mendapat pekerjaan setelah lulus, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja sendiri.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *