Data BPS: 2,13 Juta Warga Jabar Menganggur

Terasjabar.co – Ancaman badai PHK di Jawa Barat sudah ada di depan mata. Badan Pusat Statistik (BPS) turut membeberkan data mengenai ancaman PHK di Jabar yang didominasi akibat faktor pandemi COVID-19.

Dikutip dari Berita Resmi Statistik edisi 7 November 2022 bertajuk ‘Keadaan Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat Agustus 2022’, BPS Jabar mulanya merinci jumlah penduduk usia kerja mencapai 38,67 juta jiwa, dengan 25,58 juta jiwa di antaranya merupakan kategori angkatan kerja. Berdasarkan data tersebut, 23,45 juta jiwa dikategorikan bekerja dan 2,13 juta jiwa dinyatakan menganggur.

Dari data ini, artinya sebanyak 2,13 juta warga Jawa Barat masuk dalam kategori pengangguran berdasarkan hasil survei angkatan kerja nasional (Sakernas) BPS hingga Agustus 2022. Selain itu, BPS juga mengkategorikan sebanyak 13,09 juta jiwa di Jabar sebagai penduduk bukan angkatan kerja.

BPS mengklasifikasikan 23,45 juta warga Jabar yang bekerja didominasi dengan status sebagai buruh/karyawan/pegawai pada Agustus 2022 sebanyak 41,98 persen. Ada 3 lapangan pekerjaan yang paling banyak menyerap tenaga kerja, yaitu di bidang perdagangan besar dan eceran berupa reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor sebesar 23,19 persen, industri pengolahan sebesar 19,29 persen, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 15,29 persen.

Jika dalam persentase, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jabar mencapai 8,31 persen. Dalam keterangannya, BPS menyatakan 8 dari 100 penduduk Jabar berstatus pengangguran, meskipun angka ini menurun 1,51 persen dibanding TPT periode Agustus 2021 yang mencapai 9,82 persen.

Selain itu, pada Agustus 2022, BPS juga mencatat dari 38,67 juta jiwa penduduk usia kerja di Jabar, 1,02 juta jiwa di antaranya ikut terdampak akibat terdampak pandemi COVID-19. Mulai dari menjadi pengangguran hingga pengurangan jam kerja, yang jika dalam persentase jumlahnya mencapai 2,63 persen.

Adapun rinciannya penduduk yang menjadi pengangguran karena COVID-19 mencapai 80 ribu jiwa, penduduk bukan angkatan kerja karena COVID-19 mencapai 90 ribu jiwa, penduduk yang sementara tidak bekerja karena COVID-19 mencapai 30 ribu jiwa dan jumlah penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena COVID-19 mencapai 820 ribu jiwa.

Sebelumnya, Disnakertrans Jawa Barat mencatat sudah ada total 43.567 pekerja yang di-PHK sepanjang Januari hingga 29 September 2022. PHK tersebut menimpa 87 perusahaan di Jawa Barat.

Rinciannya, 26 perusahaan di Kabupaten Sukabumi yang PHK 12.188 pekerja, 18 perusahaan di Kabupaten Bogor yang PHK 14.720 pekerja dan 29 perusahaan di Kabupaten Purwakarta yang PHK 3.883 pekerja. Kemudian 12 perusahaan di Kabupaten Subang yang PHK 9.626 pekerja, satu perusahaan di Kota Bogor yang PHK 150 pekerja dan satu perusahaan di Kabupaten Bandung yang PHK 3.000 pekerja.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 5 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam