Harga Pangan Kian Melambung, Upah Buruh Buntung

Oleh:
Icha Nurmala
(Pendidik di Majalengka)

Terasjabar.co – Harga sejumlah komoditas pangan terpantau mengalami kenaikan pada hari Minggu (9/10/2022) lalu. Kenaikan harga terjadi pada bawang merah, bawang putih dan daging ayam terpantau naik.

Kian hari harga pangan makin naik saja sampai rakyat tercekik. Pemasukan mereka hanya mengandalkan dari gaji sebagai buruh tetapi disamping itu tidak ada kenaikan gaji.

Akankah mereka bisa bertahan hidup? Lalu bagaiman sikap penguasa terhadap buruh?

Penguasa hari ini, belum serius mengurusi kepentingan rakyat. Para buruh pun makin menjerit untuk bisa membiayai beban hidup mereka.

Kondisi ekonomi terasa kian sulit. Pada akhirnya buruh pun turun ke lapangan untuk menuntut kenaikan upah sebesar 13%.

Mereka pun menuntut kenaikan BBM hingga PHK yang besar-besaran. Tetapi lagi-lagi suara mereka belum didengar.

Hal ini berbeda kondisinya di dalam sistem pengaturan Islam. Negara akan memperhatikan kepentingan rakyatnya.

Negara akan melakukan fungsi pengawasan terhadap harga pangan setiap hari di pasar. Ketika sistem Islam diterapkan maka sistem ekonominya pun akan menggunakan Islam.

Sistem ekonomi inilah yang akan menyelesaiakan permasalahan harga pangan yang naik sampai upah buruh yang cilik.

Di dalam Islam penguasa hanyalah mengelola sumber daya alam yang hasilnya akan dikembalikan kepada rakyat.

Dari sumber pemasukkan itulah negara akan menjamin kesehatan, keamanan, dan pendidikan rakyatnya. Sehingga rakyat tidak akan kelabakan lagi mencari cuan.

Dengan Islam hidup akan sejahtera. Hidup penuh berkah dan menjamin kehidupan yang semakin cerah.

Wallahu a’lam bishshawab.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *