Hj. Lilis Boy Dorong Penambahan Anggaran Untuk UPTD Balai Perlindungan Tanaman Perkebunan di Pasir Jati Dalam RAPBD Tahun Anggaran 2023

Terasjabar.co – Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke UPTD Balai Perlindungan Tanaman Perkebunan di Pasir Jati, Desa Jati Endah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Senin (03/10/2022).

Anggota Komisi II DPRD Jabar dari Fraksi Partai Demokrat, Hj. Lilis Boy membenarkan, bahwa pada Senin (03/10/2022) kemarin, Komisi II melakukan kunjungan kerja ke UPTD Balai Perlindungan Tanaman Perkebunan di Pasir Jati, Desa Jati Endah, Kabupaten Bandung. Hj. Lilis menjelaskan, kunjungan tersebut adalah dalam rangka pembahasan RAPBD tahun anggaran 2023.

“Walaupun saya sendiri tidak ikut karena dalam waktu bersamaan ada kegiatan lain, namun dalam pertemuan tersebut, pihak UPTD menyampaikan terkait sering terjadi kekurangan bibit unggul yang dibutuhkan oleh para petani. Hal ini, tentunya pihak UPTD tidak dapat menjalankan fungsinya secara maksimal”, jelasnya kepada Terasjabar.co, Selasa (04/10/2022).

Atas permasalahan tersebut kata Hj. Lilis, Komisi II DPRD Jabar akan mendorong UPTD Balai Perlindungan Tanaman Perkebunan agar pada RAPBD tahun anggaran 2023 dapat menyampaikan permasalahan dan mengusulkan program kerja termasuk anggaran yang dibutuhkan. Hal ini agar peran balai dapat memberikan pelayanan maksimal yang dapat dirasakan oleh para petani.

“Sebenarnya dalam setiap pembahasan dan penyusunan anggaran, Komisi II terus mendorong Pemprov Jabar melalui TAPD agar sektor perekonomian mendapatkan penambahan alokasi anggaran. Terutama untuk sektor perkebunan”, katanya.

Dikatakan, bahwa sektor pertanian menjadi sektor utama pendorong perekonomian selama dua tahun pandemi Covid-19. Dan kini kondisi mulai membaik, untuk itu Komisi II DPRD Jabar mendorong peningkatan perekonomian.

Hj. Lilis mengatakan, pihaknya (Komisi II-red) akan terus mendorong anggaran sektor pertanian yang sampai saat ini menunjukan laju pertumbuhan ekonomi yang positif.

“Kami akan mendorong anggaran di sektor perkebunan untuk bisa naik sampai lima persen dari APBD setiap tahunnya, minimal untuk 2023. Ini akan bisa mendorong perekonomian secara keseluruhan, karena sektor perkebunan masih sangat positif laju pertumbuhannya ketika kondisi pandemi sekalipun”, pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *