Ratusan Perusahaan di Jabar Tak Bayar THR Pegawainya

Terasjabar.co – Enam tuntutan buruh yang menggelar aksi didepan Gedung Sate, Kota Bandung diterima Pemprov Jabar dan DPRD Jabar. Itu setelah perwakilan buruh melakukan audiensi.

“Tadi kita audiensi, diterima oleh Disnaker, Kesbangpol, Biro Bansos, dan tiga anggota DPRD Jabar dari berbagai parpol, kita sampaikan tuntutannya. Khusus untuk tuntutan nasional mengenai revisi UU, mereka pada prinsipnya akan menyampaikan aspirasi ke Pemerintah pusat,” kata Ketua DPD KSPSI Jabar Roy Jinto Ferianto, Kamis (12/5/2022).

Dari enam tuntutan, ada satu tuntutan yang digarisbawahi, yaitu terkait perusahaan tak membayar THR. Roy mengungkapkan, jumlah perusahaan di Jabar yang tak berikan THR mencapi ratusan.

“Khusus mengenai THR, Kadisnasker menyampaikan, bahwa dari 700 sekian laporan, yang tersisa hari ini ada sekitar 341 perusahaan yang belum membayar THR-nya kepada buruh di Jawa Barat,” ungkapnya.

Saat disinggung jumlah karyawan yang tak mendapat THR, Roy menyebut jumlahnya bisa mencapai puluhan ribu.

“Tadi tidak disebutkan, pasti puluhan ribu karena 341 perusahaan. Kalau kita ambil kecilnya satu perusahaan 100 orang saja, itu sudah luar biasa,” jelasnya.

Baca Juga: Demo Peringati May Day di Bandung, Buruh Jabar Bawa 6 Tuntutan

Roy menegaskan, lemahnya penindakan dari Pemprov Jabar mengakibatkan kejadian serupa terus terulang. Oleh karena itu, perlu sanksi tegas agar kejadian serupa tak terulang lagi.

“Ini kesalahan yang terulang. Sejak tahun lalu juga ada perusahaan yang tidak bayar THR, tapi pemerintah tidak memberikan sanksi tegas, maka setiap tahun jadi bertambah,” cetusnya.

“Nah, kalau tahun ini 341 (perusahaan. Ini persoalannya tidak diselesaikan atau tidak diberikan sanksi, maka THR tahun 2023 maka dipastikan bakal nambah perusahaan yang nakal. Jadi adalah ketegasan pemerintah dalam menegakan aturan,” tegas Roy.

“Kita mendorong agar pengusahan ini ditindak sesuai ketentuan perundangan sampai pencabutan izin usahanya. Kalau tidak seperti itu, pasti akan berulang. Oleh karena itu, 341 perusahaan itu semuanya datanya ada di Disnaker,” tambahnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *