Wujudkan Ketahanan Pangan, Hj. Lilis Boy Dorong Optimalisasi Program Petani Milenial

Terasjabar.co – Sebagai upaya peningkatan produksi cadangan pangan dan peningkatan nilai tambah produk pertanian. Kini pemprov Jabar terus berupaya meningkatkan indeks ketahanan pangan melalui kemandirian pangan masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Hj. Lilis Boy mengatakan untuk meningkatkan pertanian harus didukung infrastruktur yang memadai. Sehingga para petani bisa memanfaatkan saluran air yang difasilitasi pemerintah.

“Ketahanan pangan di Provinsi Jawa Barat ini bisa terus dikembangkan melalui potensi luas wilayah pertanian, tentunya ini harus disupport oleh semua pihak. Oleh karena itu, kita bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan sehingga pemenuhan pangan di Provinsi Jawa Barat ini bisa lebih mandiri, tidak perlu lagi import dan lain sebagainya, ini satu hal yang sangat baik”, ujar Hj. Lilis kepada Terasjabar.co, Sabtu (8/1/2022).

Hingga saat ini kata Hj. Lilis, sektor pertanian belum menjadi ketertarikan pekerjaan bagi generasi milenial di Indonesia, termasuk Jawa Barat.

“Padahal, generasi milenial diharapkan membawa perubahan pada sektor pertanian masa depan. Pemerintah Provinsi Jabar melalui program Petani Milenial berupaya mengubah wajah pertanian menjadi segar agar generasi milenial tertarik menjadi petani”, katanya.

”Saat ini, perlu regenerasi petani. Perubahan tantangan di sektor pertanian semakin berat. Perlu pelaku utama yang adaptif terhadap perubahan, teknologi semakin maju, dan globalisasi,” tambahnya.

Dengan pemanfaatan teknologi, diharapkan petani milenial dapat menembus pasar global. Selain itu, sejumlah upaya akan dilakukan untuk mempromosikan komoditas petani milenial. Ia berharap, petani milenial bisa mempersiapkan komoditas apa yang diminati pasar di negara-negara tujuan ekspor.

“Pemprov Jabar telah menjadikan swasembada pangan untuk mencapai ketahanan pangan sebagai salah satu mesin ekonomi Jabar pasca pandemi Covid-19. Dengan ketahanan pangan, krisis pangan dapat dicegah. Dan petani milenial berperan penting untuk mewujudkannya,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *