Kasus Positif COVID-19 Meningkat, Yosa Octora Minta Disdik Kuningan Stop Simulasi KBM Tatap Muka

Terasjabar.co– Menyikapi tren kasus positif COVID-19 di Kabupaten Kuningan yang terus meningkat, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan (dapil) XIII (Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran) Yosa Octora Santono, S.Si., MM. meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan menghentikan total simulasi kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka yang sempat dilakukan.

Simulasi KBM tatap muka di Kabupaten Kuningan sebelumnya sudah berjalan sekitar satu bulan lebih di sejumlah sekolah, baik tingkat SD dan SMP sederajat.

“Mengingat tren kasus positif COVID-19 di Kabupaten Kuningan yang terus meningkat, saya meminta agar Pemkab Kuningan melalui Disdikbud menghentikan simulasi kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka untuk mencegah penularan yang lebih luas”, kata Yosa (2/12/2020).

Penghentian simulasi KBM tatap muka penting dilakukan kata Yosa, mengingat ditemukannya siswa yang positif terpapar COVID-19. Siswa itu sempat mengikuti simulasi KBM tatap muka, beberapa waktu lalu.

“Penghentian simulasi KBM tatap muka penting dilakukan untuk menghindari penyebaran yang lebih luas dari klaster sekolah”, tambahnya.

Yosa menyarankan agar proses belajar mengajar untuk 107 SMP dan 655 SD di Kabupaten Kuningan kembali dilakukan melalui metode pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Sebaiknya BKM kembali dilakukan melalui format PJJ saja, untuk menghindari resiko penularan yang lebih luas di kalangan siswa di sekolah,” pungkasnya.

Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Kuningan sampai dengan hari Selasa (1/12/2020) kemarin mencapai 1.224 kasus. Rinciannya 913 sembuh, 292 masih karantina dan 19 meninggal.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *