INI JABAR: TAP/TAJJ Legal dan Konstitusional

Terasjabar.co – Institut Inisiatif Jawa Barat (INI Jabar) sebuah lembaga studi dan advokasi sosial yang dibentuk sebagai forum untuk mematangkan issue dan gagasan serta akselerasi pembangunan Jawa Barat menegaskan bahwa Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah sesuai dengan regulasi.

Soal regulasinya, Juru Bicara INI Jabar, Irma Zahrotunnisa menegaskan, TAP Jabar dibentuk sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 060.1/Kep.1244-Org/2018 yang dikeluarkan pada 27 November 2018.

TAP ini, kata Irma, diisi oleh sejumlah pakar dengan latar keilmuwan yang beragam, di antaranya Erry Riyana Hardjpakemas, Indratmo Soekarno, Bernadus Djonoputro, Evi S Saleha, Budi Raharjo, Budhiana Kartawijaya, Kusmiyanto Kadiman, Asep Warlan dan Dedi Kusniadi Thamim.

“Sistem rekrutmentnya yang transparan dan diisi oleh orang yang kredibel di bidangnya,” tegas Irman, di Bandung, Senin (30/11/2020).

Irman mengatakan, TAP Jabar dibentuk untuk mengakselerasikan program kerja serta mempercepat realisasi pembangunan di Jawa Barat. Hal ini sesuai dengan program kerja yang diusung Gubernur Jabar Ridwan Kamil, yaitu “Jabar Ngabret”.

“Tupoksinya TAP dan TAJJ bekerjasama dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk meningkatkan kinerja ASN di lembaga pemerintah Provinsi Jawa Barat,” jelas dia.

Unsur TAP-pun, lanjut dia, tidak melakukan intervensi terhadap OPD, tetapi bersinergi, berkolaborasi, serta mengawal program pemerintah guna menjawab tantangan zaman dan revolusi indistru 4.0.

“Tim TAP ini mirip dengan Tim Gubernur untuk percepatan Pembangunan (TGUPP) bentukan Gubernur DKI Jakarta. Tim ini bertugas untuk membantu memberi masukan kepada aparatur sipil negara dalam menjalankan setiap program yang dijalankan,” terang Irma, seraya menyebut bahwa pembentukan TAP Jawa Barat sudah sesuai dengan aturan hukum.

INI Jabar pun menanggapi adanya salah satu ormas di Jawa Barat yang mempertanyakan kedudukan TAP Jabar secara hukum, dan mengadukannya ke Komisi I DPRD Jawa Barat, atas sangkaan telah membebani APBD.

Seperti dirilis tagar.id, Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDIP, Abdy Yuhana mengatakan, segala bentuk jabatan, dalam hal ini pembentukan TAP Jabar, harus berdasarkan aturan yang jelas, yang mengacu pada Undang-Undang, Peraturan Pemerintah (PP), bersifat mandat atau delegasi, agar sehingga jelas lewenangannya.

“TAP ini menyalahi UU (UU No.23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah),” kata Abdy.

Tanggapan INI Jabar terhadap pernyataan Abdy tersebut, menurutnya harus dicermati kembali isi dari UU No.23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, di mana aturan ini dikeluarkan untuk menggantikan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan keadaan, ketatanegaraan, dan tuntutuan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Irma menjelaskan, UU Nomor 23 Tahun 2014 telah disempurnakan sebanyak dua kali. Pertama, dengan dikeluarkannya PP Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Kedua ialah dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Serangkaian UU Nomor 23 Tahun 2014 beserta perubahan-perubahannya tersebut menyebutkan adanya perubahan susunan dan kewenangan pemerintahan daerah, di mana susunan pemerintahan daerah menurut UU ini meliputi pemerintahan daerah provinsi, pemerintahan daerah kebupaten, dan DPRD.

Pemerintahan daerah terdiri atas kepala daerah dan DPRD dibantu oleh perangkat daerah. Pemerintahan daerah provinsi terdiri atas pemerintah daerah provinsi dan DPRD provinsi. Adapun pemerintah daerah kabupaten/kota terdiri atas pemerintah daerah kabupaten/kota dan DPRD kabupaten/kota.

“Seiring berubahnya susunan pemerintahan daerah, kewenangan pemerintah daerah pun mengalami beberapa perubahan,” tutur Irma.

Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014, lanjut dia, kewenangan pemerintahan daerah meliputi penyelenggaraan urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya sesuai dalam sistem NKRI.

“Pemerintah daerah melaksanakan urusan pemerintahan konkuren yang diserahkan oleh pemerintah pusat menjadi dasar pelaksanaan otonomi daerah dengan berdasar atas asas tugas pembantuan. Pemerintahan daerah dalam melaksanakan urusan pemerintahan umum yang menjadi kewenangan presiden dan pelaksanaannya dilimpahkan kepada gubernur dan bupati/wali kota, dibiayai oleh APBN,” terang Irma.

Berdasarkan UU RI No 9 Tahun 2015, kata Irma, terdapat dua nilai dasar yang dikembangkan dalam UUD 1945 berkenaan dengan pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daeerah di Indonesia, yaitu nyata, otonomi secara nyata diperlukan sesuai dengan situasi dan kondisi objektif di daerah.

Selain itu bertanggung jawab, di mana pemberian otonomi diselenggarakan untuk memperlancar pembangunan di seluruh pelosok tanah air. Selian itu dinamis, di mana pelaksanaan otnomi selalu menjadi sarana dan dorongan untuk lebih baik dan maju.

“Dalam setiap proyek pembanganun memang selalu dihadapkan dengan kelompok kepentingan, akan tetapi itu harus disikapi secara bijak dan ilmiah agar setiap agenda pemerintah ke depan tidak terganggu,” tegasnya.

Mengenai proses rekruitmen dari TAP yang dianggap banyak mengakomodasi ex-tim sukses Ridwan Kamil semasa Pilgub Jabar 2018, Irma menegaksan bahwa pembentukan TAP Jabar sesungguhnya sudah sesuai dengan regulasi dengan sistem rekruitment yang transparan dan diisi oleh orang yang kredibel di bidangnya.

“TAP ini diisi oleh sejumlah pakar dengan latar keilmuwan yang beragam,” tegasnya.

“Jadi segala bentuk macam kritik harus dihargai dan diterima, akan tetapi harus berdasarkan data dan fakta sehingga kritik yang diberikan dapat berubah kearah perubahan yang lebih baik. Jika hanya sekedar sangkaan, setiap orang bisa berprasangka akan tetapi alangkah baiknya jika dikuatkan oleh data dan fakta sehingga dapat ditindak lanjuti oleh pihak yang berwenang, siapa yang berhak mengevaluasi, membubarkan,” pungkas Irma.*

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 + 13 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam