BI Dorong Kerja Sama Antar Pemda Kendalikan Inflasi di Jawa Barat

Terasjabar.co – Isu strategis pemulihan perekonomian di Jawa Barat di tengah pandemi COVID-19 masih menjadi persoalan. Kali ini, sebagai upaya menjaga pasokan pangan di Jawa Barat, Bank Indonesia menggandeng Pemerintah Daerah (Pemda) Bogor dan Ciamis terkait usaha menjaga pengendalian inflasi.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Herawanto mengatakan, jalinan kerja sama ini dilakukan antara Kota Bogor dengan Kabupaten Ciamis. Kata dia, di dalamnya mencakup ketersediaan pasokan dan permintaan terutama ketersediaan pasar offline dan online.

“Mengacu pada roadmap pengendalian inflasi, kesepakatan yang ditandatangani hari ini akan terus dikembangkan dalam konteks penanganan inflasi secara sustainable. Tidak hanya stabilitas harga di tingkat konsumen, namun juga di level produsen yang tidak terbatas,” kata Herawanto, Kamis (17/9/2020).

Lebih lanjut, tujuan kerja sama ini untuk menjadikan kebutuhan pangan lebih strategis. Herawanto mengatakan, terutama yang dikhususkan untuk produk telur ayam ras dan daging ayam ras bagi masyarakat.

“Kota Bogor akan dipasok oleh peternak ayam ras di Kabupaten Ciamis, sebagai daerah produsen. Dengan adanya jaminan ketersediaan pasokan telur dan daging ayam ras, maka kestabilan harga di Jawa Barat, Kota Bogor dan Kabupaten Ciamis khususnya akan relatif terjaga,” tambah Herawanto.

Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan bagi para Perkumpulan Peternak Ayam Priangan selaku produsen komoditas daging ayam ras oleh Bupati Ciamis berupa lemari pendingin berkapasitas 30 ton dan gudang pembeku daging teknologi tinggi (air blast) kapasitas 2 ton.

Herawanto menjelaskan, kerja sama di antara kedua wilayah tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan dan penyediaan pangan strategis, namun juga mencakup pengembangan smart city dan e-government seperti pengembangan ekonomi kreatif, koperasi, usaha kecil dan menengah, pengembangan kebudayaan dan pariwisata, dan bidang-bidang lain untuk pengembangan ekonomi di kedua wilayah.

“Hal ini sejalan dengan upaya kita bersama untuk terus mengendalikan virus COVID-19 namun dengan tetap menumbuhkan perekonomian masyarakat. Menumbuhkan perekonomian masyarakat, tanpa melupakan protokol kesehatan yang ditetapkan,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *