Izin Syuting Dimudahkan, Jabar All Out Dukung Industri Perfilman

Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki komitmen tinggi untuk memajukan industri kreatif, diantaranya perfilman. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan, pihaknya mendukung secara konkrit industri kreatif ini, diantaranya dengan memudahkan perizinan lokasi syuting di Jabar.

“Dukungan konkrit dari kami yaitu mempermudah fasilitasi dan perizinan penyelenggaraan syuting film di wilayah Jawa Barat, dan juga peningkatan apresiasi film berupa lomba film pendek, juga festival film Bandung yang rutin diselenggarakan,” ucap Dedi, usai Diskusi Hari Film Nasional Ke-69, Minggu (31/3/2019).

Diskusi tersebut diselenggarakan oleh Arya Production yang bekerjasama dengan Disparbud Jabar dalam rangka memperingati hari perfilman nasional yang jatuh setiap tanggal 30 maret.

“Saya sangat memahami kekuatan film sebagai media promosi, sehingga Disparbud Provinsi Jabar mendorong pembuatan film-film yang bisa medorong promosi pariwisata di Jawa Barat,” katanya.

Ia mencontohkan Film Ibadah Cinta yang mengambil lokasi syuting di daerah wisata Lembang dan sekitarnya. Dedi berharap berdampak positif terhadap pariwisata Jawa Barat. Apalagi terungkap film ini bukan film yang mengangkat kisah percintaan semata, namun juga memiliki pesan-pesan religi di dalamnya.

Baca Juga: Jabar Terbuka Untuk Lokasi Syuting

Lebih jauh, pada momentum Hari Film Nasional, film bersetting di Jawa Barat ini dapat mengekor kesuksesan film bertempat di Jawa Barat sebelumnya yaitu Dilan 1991 yang menembus 5.250.661 penonton dan Keluarga Cemara dengan penonton 1.701.498 penonton.

“Film Ibadah cinta ini sendiri bergenre drama religi, yang mengandung pesan dakwah tentang bagaimana menjalin hubungan yang sesuai dengan ajaran Islam,” tuturnya.

Ia pun berharap, para penonton khususnya kaum milenial dapat mengambil pesan baik dari film yang berlatar tempat Jawa Barat tersebut.

“Kita tahu bersama kasus bunuh diri karena persoalan cinta kan marak, nah melalui film ini kita ingin berdakwah agar kaum milenial tahu bagaimana caranya menjalin hubungan secara Islam, sehingga kasus-kasus itu tidak terulang,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × five =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital