Dirut PT. BIJB Virda Dimas Ekaputra Dicopot dari Jabatannya

Terasjabar.co – Direktur Utama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Virda Dimas Ekaputra resmi dicopot dari jabatannya. Hal itu merupakan hasil dari RUPS Luar Biasa yang digelar pada 26 Desember 2018 lalu.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemerintah Provinsi Jawa Barat Eddy Nasution mengatakan, pihaknya melakukan langkah tersebut guna membawa BUMD Jabar lebih profesional. Dan tak hanya PT BIJB saja, BUMD lainnya pun mengalami hal serupa.

“Kita mau cari orang yang bisa membawa lebih baik. BIJB ini banyak program, tenan-tenan belum terjual, cargo juga belum jalan padahal pendirian BIJB untuk cargo,” kata dia, Jumat (28/12/2018).

Melalui pergantian direksi nanti, kata dia, pihaknya menuntut pemimpin perusahaan yang kreatif, inovatif dan agresif. Dan untuk mendapatkan sosok tersebut pihaknya pada bulan Januari tahun 2019 akan menggelar uji kelayakan dan kepaturan (fit and proper test) yang akan digelar oleh Biro BUMD.

“Kita umumkan di media siapa berminat pada Januari 2019. Dua minggu ditayangkan setelah itu baru seleksi. Target sebulan kami sudah mendapatkan jajaran direksi, kemudian Maret RUPS soalnya perusahaan harus jalan,” ujar dia.

Ditemui terpisah, Gubernur Jabar Mochamad Ridwan Kamil mengatakan, semua BUMD akan direformasi direksinya maupun komisarisnya dengan fit and proper test yang akan dia awasi langsung.

“Jadi artinya, yang lama boleh ikutan lagi, enggak masalah, untuk ikutan dalam fit proper yang baru. Kalau orang lamanya bisa kompetitif, bisa meyakinkan, enggak ada masalah,” ujar dia.

Menurut Ridwan, pergantian tersebut bukan hanya BIJB, ini adalah kebijakan untuk semua BUMD. “Hari ini berlangsung juga, Jasa Sarana ditreatment yang sama. Jadi tidak spesifik ke satu BUMD tapi seluruh BUMD dimulai dari BJB,”  ujar dia.

Diakui dia, saat ini kebanyakan BUMD merugi tidak memberikan keuntungan seperti BJB sehingga dia bedah dan Ridwan berikan indikator baru. Adapun kriterianya, harus profitabel.

“Bagaimana meyakinkan profitable. Kalau tiap tahun hanya minta duit dari Pemprov menurut saya enggak begitu. Jadi saya akan tantang,” ucap dia.

Senada dengan Eddy, pihaknya dalam waktu empat minggu sudah mendapat jajaran direksi BUMD. Dia akan monitor langsung memastikan visi misi lima tahun terkejar.

Sementara itu, Virda yang dihubungi terpisah mengakui tidak mengetahui alasan pencopotan dia. Virda pun tidak menanyakannya detil.

Ketika ditanya kesediaan dia untuk kembali mengikuti fit and proper test, Virda mengakui tidak akan melibatkan diri pada PT BIJB. “Oh ngak ah tos cekap,” tutur dia.

Untuk diketahui Virda menempati sebagai Dirut BIJB sejak 24 Maret 2015.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *