Tanggapi Hasil Survei Indo Barometer, Sudrajat: Saya Pendatang Baru

Terasjabar.co – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Sudrajat menanggapi dingin hasil survei Indo Barometer yang menempatkan pasangan Asyik di posisi 3 dibawah pasangan Rindu dan Deddy-Dedi. Hasil survei tersebut, justru jadi pemicu dirinya untuk giat melakukan sosialisasi.

“Ya survei di mana-mana sama dari dulu. Saya tidak terlalu banyak melihat survei. Tidak apa-apa, dalam perlombaan biasa seperti itu. Seperti dalam balap kuda, yang biasanya nyalip itu kan yang dari belakang, kata Sudrajat , Jumat (20/4/2018).

Dalam survei Indo Barometer, Sudrajat dengan pasangannya Ahmad Syaikhu menempati posisi ketiga baik dalam survei tertutup maupun terbuka. Menanggapi hal itu, Sudrajat mengakui dirinya adalah “pendatang” baru dalam kancah politik di Jawa Barat.

“Saya pendatang baru, yang lain ada yang lima sampai sepuluh tahun,” ungkapnya.

Meski begitu, Sudrajat akan terus bekerja untuk menyosialisasikan dirinya serta pasangannya Syaikhu. Dia tetap fokus berkampanye dan blusukan ke tengah-tengah masyarakat.

“Saya tetap konsentrasi bubulusukan (blusukan) ketemu dengan semua masyarakat Jawa Barat dari pintu ke pintu, dari pasar ke pasar untuk mensosialisasikan Sudrajat dan Syaikhu,” katanya.

Pihaknya tetap optimis hasil survei bukanlah hasil akhir. Justru hasil survei, sambung dia, menjadi motivasi pasangan ‘Asyik’ ini untuk terus kerja keras memikat hati masyarakat Jabar.

“Dari dulu survei tidak mempresentasikan pendapat masyarakat. Pengalaman kang Aher (Ahmad Heryawan) dua periode, survei paling rendah tapi ujungnya bisa meyakinkan masyarakat,” tutur Sudrajat.

“Sama seperti di perlombaan. Sebelum selesai jangan berhenti. Di kita, semakin lama semakin kencang,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Asyik, Haru Suandharu mengatakan hasil survei justru menjadi cerminan. Bahkan dia menyebut, hasil survei belum tentu menjadi pemenang di akhir.

“Bagi kami, hasil survei itu hanya jadi cermin, bukan kenyataan karena banyak pasangan menang di survei, tapi tidak dilantik,” ungkap Haru.

Haru meyakini hal itu lantaran didasari oleh hasil survei internal. Dalam survei internal, elektabilitas pasangan Asyik terus naik.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *