Al-Quran Bisa Dipelajari dengan Santai, Ini Caranya

Terasjabar.co – Perlu metode khusus agar mereka yang belajar akan lebih termotivasi merupakan hal wajib bagi para pengajar Al-Quran. Pasalnya, jika hanya sekadar mengajar mengaji tentu belum cukup memberantas tingginya buta huruf Alquran di masyarakat.

Wakil Ketua Rumah Qur’an Ihya Ul Ummah (RQIU), Ustadz Arfah Ruddin menilai, banyak kegiatan yang memungkinkan santri termovitasi, Semisal, tahfiz outdoor, dimana para santri menghafal sembari bermain games. Juga bisa dengan Ahad Cerita, yakni kegiatan makan sehat.

“Biasanya kita menghafal itu disitu aja, nah kita main, ajak ke luar mereka. Jadi mereka tidak jenuh,” ujarnya.

Selain itu, dalam belajar Alquran pihaknya memiliki metode khusus yang disebut Ihya. Metode ini memiliki beberapa kelebihan, diantaranya meggunakan mushaf Utsman Toha atau seperti cetakan Madinah. Dimana mushaf tersebut adalah mushaf internasional. Kemudian kelebihan lainnya adalah bagian pertama diawali dengan pembelajaran mengenai makhrajul huruf.

“Jadi benar-benar makhrojnya itu diajarkan. Gak repot ngebenerin lagi. Dari awal itu benar-benar, pokoknya kalau belum bisa makhrojul belum bisa ke halaman selanjutnya. Jadi pondasinya itu,” katanya.


Ustadz Arfah mengungkap, RQUI melihat santri yang memiliki keterbatsan tidak akan dikeluarkan. Menurutnya tidak masalah selama yang bersangkutan tetap ingin mengaji.

“Setiap semester 6 bulan tapi efektif  itu lima bulanan, 18 sampai 20 kali. Sebenarnya kalau belajar Alquran itu bukan cepat lambatnya. Prinsipnya kalau dia tetap mau belajar disini gak papa. Kan aneh mosok orang mau belajar Quran distop,” ujarnya sembari tersenyum.

Program di lembaga ini meliputi 3 hal yakni berantas buta huruf Alquran, perbaikan bacaan Al-Quran (tahsin tilawah), dan penghafalan Al-Quran (tafidz). Dimana ketika santri telah selesai menghafal, mereka dapat mengambil sanad. Selain itu diadakan wisuda bagi santri yang menyelesaikan hafalannya. (im_3)

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *